Pelatih PSM Akui Laga Berat Meski Menang 4-3 Atas Persis di Stadion Manahan

Shopee Flash Sale

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui bahwa laga menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (29/11/2025) berlangsung sangat berat meskipun timnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3. Pertandingan ini menurut Trucha sarat tekanan dan perubahan momentum yang membuat emosi ia dan para pemain naik turun.

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Trucha menyebut pertandingan seperti “roller coaster” dengan intensitas tinggi hingga membuatnya merasa seperti mengalami “tiga serangan jantung”. Ia menilai kemenangannya tidak mudah didapat karena PSM sempat melakukan banyak kesalahan di awal pertandingan yang berujung pada kebobolan terlebih dahulu.

Meski demikian, setelah PSM berhasil menyamakan kedudukan, permainan mulai menunjukkan ritme yang diinginkan pelatih asal Ceko ini. Ia menegaskan bahwa skuadnya kemudian bisa menampilkan performa yang lebih tenang dan mengontrol jalannya pertandingan dengan lebih baik. Trucha menyebut bahwa laga ini adalah salah satu pertandingan paling menghibur sepanjang kompetisi musim ini karena penuh dengan aksi seru dan pertandingan mental kuat dari kedua belah pihak.

Pelatih PSM juga memuji sikap pantang menyerah para pemainnya yang terus berjuang tanpa menyerah meski tertinggal dan tekanan yang ketat dari Persis Solo. Ia mengatakan, “Pemain menunjukkan semangat dan attitude yang kuat sepanjang pertandingan.” Hal ini tentunya menjadi modal penting bagi PSM untuk terus melanjutkan kompetisi Super League Indonesia yang dinilainya sangat kompetitif.

Trucha menyoroti bahwa kualitas pemain asing yang tersebar di banyak tim membuat persaingan semakin ketat sehingga membutuhkan kerja keras maksimal dari seluruh pemain PSM. Ia mengingatkan bahwa menjaga konsistensi dalam meraih poin tidak bisa lepas dari latihan yang serius dan fokus. Menurutnya, meskipun hasil pertandingan kali ini tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan, kemenangan yang diraih adalah buah dari kerja keras dan perjuangan seluruh tim di lapangan.

Secara khusus, pertandingan yang dihelat di Stadion Manahan ini memperlihatkan betapa ketatnya persaingan antara dua klub papan atas Liga Super Indonesia. PSM dan Persis sama-sama memperlihatkan penampilan yang menarik dengan banyak gol yang tercipta, refleksi permainan menyerang yang intens. Skor akhir 4-3 menegaskan bahwa setiap tim selalu berpotensi mengejutkan lawannya hingga menit terakhir.

Laga ini juga menegaskan pentingnya faktor mental dan fokus tinggi selama 90 menit penuh nyata dapat menentukan hasil akhir pertandingan. Tekanan dan perubahan momentum adalah hal yang harus dikelola dengan baik agar bisa keluar sebagai pemenang. Tomas Trucha dengan lugas mengapresiasi usaha semua pemainnya yang tidak menyerah dan menunjukkan daya juang tinggi, meski menghadapi situasi sulit.

Para pendukung PSM di Stadion Manahan juga mendapat sajian pertandingan yang seru dan dramatis dari awal hingga akhir. Bahkan menurut Trucha, pertandingan seperti ini yang sangat dinikmati oleh penonton dan menikmati tontonan sepak bola berkualitas di Indonesia. Hal ini sekaligus mengangkat citra kompetisi Super League yang terus mengalami peningkatan dalam hal kualitas dan daya tarik.

Pertandingan melawan Persis Solo ini sekaligus menjadi bukti bahwa PSM harus terus menjaga momentum dan memperbaiki beberapa titik kelemahan yang muncul terutama di awal pertandingan. Fokus pada pengendalian mental dan pengurangan kesalahan bisa menjadi kunci agar bisa tampil konsisten di sisa pertandingan musim ini. Tomas Trucha dan skuadnya terlihat siap menghadapi tantangan berikutnya dengan tekad kuat demi meraih prestasi terbaik.

Dengan kemenangan tipis ini, PSM mendapatkan tiga poin penting yang menjadi modal bagi mereka dalam perebutan posisi klasemen di Super League Indonesia. Tomas Trucha pun menuturkan bahwa proses latihan yang intens dan kerja keras berkelanjutan adalah formula terbaik untuk memastikan performa tim tetap melejit dan bisa bersaing di level tertinggi. Kompetisi yang sangat kompetitif ini menuntut fokus dan semangat yang tidak boleh kendur bagi PSM.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button