Bali United sukses mempertahankan tren positifnya di kandang sendiri setelah mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (4/1/2026) itu menjadi kemenangan penting bagi Serdadu Tridatu berkat gol tunggal dari Kadek Agung di babak kedua.
Arema FC tampil agresif sejak menit awal dan menguasai babak pertama dengan tekanan intens ke lini pertahanan Bali United. Namun, mereka gagal memanfaatkan peluang yang didapat sehingga babak pertama berakhir tanpa gol. Bali United memilih bermain sabar dan mulai mengubah taktik dengan lebih menyerang di babak kedua.
Gol Penentu dari Kadek Agung
Gol kemenangan Bali United lahir menit ke-49 lewat sundulan Kadek Agung yang memanfaatkan umpan silang dari sisi sayap kanan. Gol ini menandai keberhasilan soliditas lini belakang Bali United yang berhasil menjaga gawang tetap steril selama beberapa pertandingan terakhir. Pelatih Bali United, Jan Jensen, menilai kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim yang mampu tetap fokus menghadapi tekanan Arema.
“Arema tampil sangat agresif di babak pertama sehingga kami memilih bermain sabar dan menunggu kesempatan untuk menyerang. Babak kedua kami mulai meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya bisa mencetak gol,” ujar Jan Jensen.
Kendala Arema FC Tanpa Pemain Inti
Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius Santos Goncalves, mengakui absennya beberapa pemain inti, termasuk Dalberto, berdampak signifikan pada performa timnya. Dalberto yang pulang ke negaranya membuat lini depan Arema kurang tajam dan kesulitan mencetak gol meskipun mendominasi penguasaan bola di babak pertama.
“Kami mampu menguasai permainan dan memberikan tekanan, namun kehilangan Dalberto membuat daya gedor kami berkurang. Kami harus evaluasi dan kerja keras agar bisa memperbaiki hasil di pertandingan selanjutnya,” tambah Marcos.
Pengaruh Kemenangan Bali United di Klasemen
Hasil kemenangan ini mengatrol posisi Bali United ke peringkat delapan klasemen sementara dengan 24 poin, memperlihatkan stabilitas mereka dalam persaingan Super League. Sebaliknya, Arema FC tertahan di peringkat sebelas dengan koleksi 18 poin. Kemenangan tipis ini sekaligus memperkuat performa Bali United di kandang yang kini menjadi benteng sulit bagi lawan-lawannya.
Faktor Pendukung Kemenangan Bali United
-
Solidnya Pertahanan
Pertahanan Bali United tampil kompak dan disiplin sehingga mampu menghalau beberapa serangan berbahaya dari Arema. -
Kerja Sama Tim dan Kesabaran
Jan Jensen menekankan pentingnya kekompakan antar pemain dan ofisial yang membuat strategi bertahan dan menyerang berjalan efektif. -
Pemanfaatan Peluang di Babak Kedua
Kesabaran Bali United di babak pertama membuahkan hasil ketika mereka berhasil menekan balik dan mencetak gol cepat di awal babak kedua. - Kondisi Pemain Arema yang Terbatas
Absennya pemain kunci Arema menjadi salah satu faktor yang menyulitkan mereka untuk mengembangkan permainan secara optimal.
Laga sengit antara Bali United dan Arema FC ini menunjukkan bagaimana strategi dan kondisi pemain menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan. Bali United terus melanjutkan tren positifnya sebagai tuan rumah, sementara Arema harus segera berbenah agar mampu bangkit di laga berikutnya agar tidak semakin jauh tertinggal di klasemen.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com