Penyerang muda Brasil, Endrick, resmi diperkenalkan sebagai pemain Olympique Lyon pada 5 Januari 2026. Pemain berusia muda ini bergabung dengan status pinjaman dari Real Madrid hingga akhir musim.
Keputusan Endrick meninggalkan Santiago Bernabéu sementara waktu tidak terlepas dari nasihat penting yang diberikan oleh Carlo Ancelotti. Pelatih yang kini menangani timnas Brasil itu mengingatkan Endrick untuk mencari kesempatan bermain lebih banyak agar kariernya terus berkembang.
Dalam konferensi pers perdananya bersama Lyon, Endrick menjelaskan bahwa nasihat Ancelotti sangat menyentuh hati dan membantunya menentukan langkah ke depan. “Saya berbicara dengan Ancelotti, dan dia memberi saya arahan untuk berkembang sebagai pemain. Dia mengatakan agar saya pergi dan mengembangkan sepak bola saya,” ujarnya.
Meskipun keputusan pindah sudah diambil, Endrick tetap menghargai peran Ancelotti dalam perjalanan kariernya di Real Madrid. Ia menyampaikan rasa hormat dan berterima kasih atas bimbingan sang pelatih selama ini.
Alasan utama Endrick memilih Lyon adalah karena klub tersebut menawarkan peluang bermain reguler yang sesuai dengan kebutuhannya saat ini. Proyek yang dijalankan Lyon sejalan dengan ambisinya sebagai pemain muda untuk mendapat pengalaman kompetitif.
Menurut Endrick, kesempatan mendapatkan menit bermain merupakan faktor utama dalam menentukan masa depannya. Ia menambahkan, “Ketika Lyon datang, manajer saya langsung memberi tahu. Kami berdua sepakat bahwa datang ke sini itu penting, karena saya harus bermain.”
Adaptasi di lingkungan baru juga menjadi pertimbangan Endrick. Ia merasa nyaman karena staf pelatih Lyon termasuk pelatih Paulo Fonseca dapat berkomunikasi dalam bahasa Portugis, sehingga proses penyesuaian lebih mudah.
Endrick mengungkapkan bahwa enam bulan terakhir adalah babak terbaik dalam hidupnya, baik secara profesional maupun pribadi. Ia menilai periode tersebut membuatnya lebih matang dan siap menghadapi tantangan selanjutnya.
Pemain muda tersebut menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam kariernya. “Saya punya waktu bersama keluarga, membangun rumah, dan menjadi pribadi yang lebih dewasa. Tanpa keluarga, saya bukan siapa-siapa,” ungkap Endrick.
Meski sedang menjalani masa pinjaman, fokus Endrick tetap pada peningkatan kemampuan dan terus membangun performa terbaiknya di lapangan. Pilihan sementara pergi dari Real Madrid merupakan langkah strategis demi mendapatkan pengalaman dan jam terbang yang memadai.
Lyon pun mendapat keuntungan besar dengan hadirnya Endrick, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam proyek jangka panjang klub. Kesepakatan ini menjadi contoh bagaimana pemain muda dapat memaksimalkan potensi dengan dukungan pelatih berpengalaman seperti Ancelotti.
Peran Carlo Ancelotti sebagai mentor terbukti menjadi tonggak penting dalam perkembangan Endrick. Keputusan untuk pinjaman ke Lyon adalah buah dari pendekatan bijak yang mengedepankan pertumbuhan pemain daripada tekanan ekspektasi.
Dengan usia yang masih belia, Endrick memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu talenta sepak bola Brasil yang bersinar di Eropa. Proses adaptasi di Ligue 1 menjadi pengujian awal yang krusial dalam membangun kariernya ke depannya.
Endrick membuktikan bahwa kematangan emosional dan dukungan keluarga menjadi fondasi penting bagi pemain muda agar mampu melewati berbagai tantangan dalam sepak bola profesional. Kepindahannya ke Lyon adalah langkah strategis menuju pengembangan jangka panjang.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




