Como berhasil memperlebar jarak di klasemen Liga Italia Serie A usai menaklukkan Pisa dengan skor meyakinkan 3-0. Laga pekan ke-19 yang berlangsung di Stadion Arena Garibaldi, Pisa, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB tersebut membuat Como melesat ke posisi lima besar.
Gol pertama Como dicetak oleh Máximo Perrone pada menit ke-68, membuka keunggulan penting. Delapan menit kemudian, Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan tim tamu yang sudah tampil dominan sejak babak kedua.
Pisa sempat mengancam dengan peluang penalti pada menit ke-85, namun eksekusi M’Bala Nzola gagal setelah diselamatkan kiper Como, Jean Butez. Douvikas menutup kemenangan dengan gol keduanya di masa injury time menit 90+6, sekaligus memastikan Como meraih tiga poin penuh.
Tambahan 3 poin ini membuat Como mengumpulkan 33 poin dari 18 pertandingan dan menempati peringkat kelima klasemen sementara Serie A. Tim asuhan Cesc Fabregas tersebut kini hanya terpaut enam poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen.
Sementara itu, Pisa masih terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 12 poin dari 19 laga, berjarak 3 poin dari zona aman. Kekalahan ini memperburuk posisi Pisa yang terus kesulitan meraih hasil positif pada putaran musim ini.
Pada babak pertama, Pisa sempat tampil agresif dan menciptakan peluang melalui Matteo Tramoni. Namun usaha itu belum berbuah gol dan Como mulai menguasai permainan mendekati akhir babak pertama.
Babak kedua menjadi momentum Como untuk berbalik menekan. Berbagai peluang tercipta melalui serangan terorganisasi hingga akhirnya mereka membobol gawang Pisa dan mengunci kemenangan secara telak.
Berikut rangkuman gol Como atas Pisa:
1. Máximo Perrone (68’)
2. Anastasios Douvikas (76’)
3. Anastasios Douvikas (90+6’)
Konsistensi performa Como di awal tahun 2026 ini memperlihatkan kapasitas mereka tampil kompetitif di liga papan atas. Mereka juga sebelumnya berhasil memenangkan laga penting melawan Udinese dan Lecce dengan skor 3-0, menandai tren positif bagi tim.
Dengan posisi lima besar yang kini ditempati, Como berpeluang menantang tim-tim papan atas untuk posisi lebih tinggi lagi jika mampu mempertahankan performa apik. Fokus pada ketajaman lini depan dan kestabilan pertahanan menjadi kunci utama untuk perjalanan mereka ke depan.
Sedangkan Pisa harus segera memperbaiki performa dan strategi agar terhindar dari ancaman degradasi. Jokokin rotasi pemain dan evaluasi taktik tampaknya menjadi langkah yang harus dilakukan guna mendapatkan hasil lebih baik di laga-laga berikutnya.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




