Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A usai mengalahkan Parma dengan skor 2-0 pada pertandingan yang berlangsung Kamis dini hari, 8 Januari. Kemenangan ini membuat Inter memimpin dengan 42 poin dari 18 laga, unggul nyaman dari pesaing terdekat.
Inter langsung mengambil inisiatif serangan sejak babak pertama namun menghadapi pertahanan Parma yang rapat dan disiplin. Gol pembuka baru tercipta pada menit ke-42 saat Federico Dimarco memaksimalkan assist dari Francesco Esposito. Gol ini sangat penting untuk membuka ruang bagi Inter.
Memasuki babak kedua, Parma mencoba keluar dari tekanan dengan melakukan beberapa serangan balik. Namun, peluang mereka selalu gagal dimanfaatkan menjadi gol oleh para penyerang Parma. Sementara itu, Inter tetap mengendalikan permainan dan berpeluang menambah gol.
Gol kedua Inter tercipta pada masa injury time babak kedua. Marcus Thuram yang baru masuk sebagai pemain pengganti menerima umpan Nicolo Barella dan berhasil menaklukkan kiper Edoardo Corvi. Skor 2-0 bertahan sampai peluit akhir dibunyikan.
Posisi klasemen sementara Serie A pun semakin menguntungkan Inter Milan. Dengan koleksi 42 poin dan performa konsisten, mereka unggul secara mental dan statistik atas tim lain. Sedangkan Parma tetap berada di papan bawah dengan perolehan 18 poin dari 18 pertandingan.
Berikut susunan pemain pada laga tersebut:
1. Parma: Corvi; Britschggi, Del Prato, Circati, Valeri; Bernabe (digantikan Estevez menit 75), Keita (Cremaschi 86′), Sorensen; Oristanio (Almqvist 62′), Pellegrino (Cutrone 75′), Ondrejka (Ordonez 62′).
2. Inter: Sommer; Bisseck, Akanji, Augusto; Henrique (Acerbi 85′), Sucic (Barella 69′), Calhanoglu (Zielinski 69′), Mkhitaryan, Dimarco; Esposito (Thuram 79′), Lautaro (Bonny 85′).
Kemenangan ini menunjukan bahwa Inter Milan masih menjadi kekuatan utama di Serie A musim ini. Keberhasilan mereka menembus pertahanan Parma secara efektif menjadi modal penting untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Parma harus evaluasi performa guna memperbaiki posisi di klasemen.
Inter kini fokus mempertahankan tren positif agar tetap di posisi capolista jelang putaran kedua Serie A. Dukungan solid dari skuad dan strategi pelatih menjadi kunci penting untuk memenangkan laga-laga mendatang. Fans pun semakin optimis dengan peluang Inter merebut gelar juara.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id




