Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, harus mengakhiri perjuangannya di babak semifinal Malaysia Open 2026. Mereka dikalahkan oleh pasangan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21-23 dan 18-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur.
Pada gim pertama, Fajar/Fikri sempat memimpin dengan empat poin beruntun. Namun, Aaron/Soh yang merupakan unggulan kedua, berhasil merebut poin-poin penting pada masa deuce dan menutup gim dengan kemenangan tipis 23-21.
Masuk ke gim kedua, tekanan dari para pendukung tuan rumah semakin intens. Fajar/Fikri berusaha bangkit, tetapi konsistensi dan soliditas Aaron/Soh mengantarkan mereka unggul dengan 6 poin beruntun di momen-momen krusial. Gim kedua berakhir 21-18 untuk kemenangan Malaysia.
Dengan hasil ini, Indonesia harus rela tidak memiliki wakil di final Malaysia Open 2026. Sebelumnya, tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, juga tersingkir setelah kalah dari pemain Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor kembar 16-21 dan 16-21.
PBSI, melalui akun resmi mereka, memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan Fajar/Fikri yang terus berusaha bermain maksimal, meskipun lawan mereka tampil dalam performa terbaik hari itu.
Berikut rekap hasil semifinal wakil Indonesia di Malaysia Open 2026:
1. Ganda Putra: Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri (Indonesia) kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) – 21-23, 18-21
2. Tunggal Putra: Jonatan Christie (Indonesia) kalah dari Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 16-21, 16-21
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting menjelang turnamen-turnamen mendatang bagi skuad Indonesia. Meski gagal melaju ke final, para pemain tetap menjadi tumpuan bangsa dengan kerja keras dan pengalaman berharga yang mereka dapatkan.
Indonesia masih memiliki banyak talenta muda yang siap bertarung di level internasional. Meski tanpa wakil di final Malaysia Open 2026, harapan besar tertuju pada pemulihan performa dan strategi pembinaan jangka panjang demi kejayaan bulutangkis Tanah Air di masa depan.
