Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menilai penampilan pemainnya lebih dominan dibandingkan Arema FC dalam pertandingan pekan ke-17 BRI Liga 1. Persik bahkan sempat unggul lebih dulu dengan gol yang dicetak oleh M. Supriadi.
Meskipun kalah 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Reina mengakui bahwa timnya berhasil mengendalikan permainan dari sisi taktik. Ia menyatakan bahwa Persik mampu membendung serangan Arema, termasuk saat lawan melakukan transisi formasi.
Analisis Taktikal dan Kesalahan Menit Akhir
Dari pengamatan Reina, Persik berhasil menghalau serangan Arema cukup baik sepanjang laga. Namun, fokus tim mulai menurun jelang menit akhir pertandingan. Arema FC berhasil memanfaatkan dua momentum penting hingga menghasilkan dua gol kemenangan.
Satu dari gol Arema lahir akibat kesalahan pemain Persik yang melakukan bunuh diri ketika mengantisipasi umpan silang dari sisi kanan pertahanan. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada kekurangan dalam melakukan clearance di area kotak penalti.
Meski demikian, gol kemenangan Arema yang kedua berhasil diciptakan Ian Puleio dengan memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti. Menurut Marco Reina, hilangnya konsentrasi menjelang akhir laga menjadi faktor utama kekalahan timnya.
Impact Hasil Laga Terhadap Posisi Klasemen
Dengan hasil ini, Arema FC naik satu peringkat ke posisi ke-10 dengan total 21 poin di klasemen BRI Liga 1 musim ini. Sementara itu, Persik Kediri harus turun dua peringkat ke posisi ke-12 setelah hanya mengumpulkan 19 poin.
Marcos Reina menegaskan bahwa timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh dan pembenahan untuk pertandingan berikutnya. Peningkatan kepercayaan diri dan ketepatan dalam situasi bertahan, khususnya di kotak penalti, menjadi prioritas utama agar performa dapat lebih konsisten.
Fokus Pembenahan Tim Persik Kediri
- Meningkatkan kemampuan clearance agar menghindari gol bunuh diri.
- Mempertahankan fokus dan konsentrasi hingga peluit akhir pertandingan.
- Memperbaiki transisi formasi agar lebih efektif menghadapi taktik lawan.
- Membangun kepercayaan diri para pemain dalam situasi genting.
Reina optimistis bahwa hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi Persik Kediri untuk memperbaiki penampilan dan mengincar posisi lebih baik di klasemen. Evaluasi taktik dan mentalitas tim akan menentukan kualitas permainan di laga berikutnya.
Dengan pendekatan yang tepat, Persik Kediri diyakini mampu memberikan perlawanan yang lebih kuat saat menghadapi tim-tim besar di lanjutan kompetisi BRI Liga 1.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com