Tangisan haru mewarnai keberhasilan Tiwa, atlet para atletik putri Indonesia, yang meraih medali emas pada nomor 1.500 meter klasifikasi T11, T13, dan T20 di ASEAN Para Games 2025. Perlombaan ini berlangsung di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, pada Rabu malam, 21 Januari 2026.
Tiwa tampil gemilang dengan catatan waktu 5 menit 19,35 detik, mengungguli dua atlet tuan rumah, Orawan Kaising dan Prawatto Phaewa, yang masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga dengan waktu 5 menit 26,20 detik dan 5 menit 36,58 detik. Prestasi ini sangat berarti bagi Tiwa karena ini adalah debutnya di ajang ASEAN Para Games.
Perjuangan dan Makna Kemenangan
Kemenangan Tiwa disertai dengan emosi mendalam. Ia mengaku sering diragukan kemampuannya, sehingga medali emas ini menjadi bukti nyata bahwa dirinya mampu memberikan yang terbaik. “Banyak yang meremehkan kemampuan saya, dan hari ini saya membuktikan diri untuk menyumbang medali emas,” ujar Tiwa sambil menahan tangis.
Selain tekanan mental, Tiwa juga berjuang meski mengalami rasa sakit pada pinggang dan punggungnya. Kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk memaksimalkan performa demi mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional olahraga para atletik.
Partisipasi Indonesia di ASEAN Para Games 2025
Indonesia mengirimkan 56 atlet untuk berlaga di berbagai nomor para atletik pada ajang ini. Cabang yang dipertandingkan meliputi lari 100 meter, 1.500 meter, lempar lembing, tolak peluru, serta balap kursi roda. Keikutsertaan ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan olahraga difabel di tingkat regional.
Dukungan dan Semangat Nasional
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan dukungan penuh kepada para atlet. Setelah upacara pembukaan ASEAN Para Games, ia menekankan pentingnya fokus dan semangat juang agar atlet Indonesia mampu meraih hasil maksimal selama pertandingan berlangsung.
Prestasi Tiwa menjadi salah satu momen bersejarah yang menginspirasi banyak pihak, khususnya para atlet muda dan penyandang disabilitas di Indonesia. Medali emas ini mengingatkan pentingnya ketekunan dan keberanian menghadapi tantangan tanpa menyerah.
Kemenangan Tiwa memiliki daya dorong positif terhadap perkembangan olahraga para atletik di tanah air. Dengan dukungan yang konsisten dan fasilitas yang memadai, Indonesia diharapkan terus mampu menorehkan prestasi di kompetisi internasional selanjutnya.





