Liverpool mengambil langkah besar di bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan Jeremy Jacquet, bek muda dari Rennes, senilai £60 juta atau sekitar Rp1,37 triliun. Meskipun sudah mengeluarkan dana besar, kedalaman lini belakang The Reds masih dirasa belum ideal untuk bersaing di level tertinggi.
Situasi ini membuat Liverpool mempertimbangkan opsi tambahan di posisi bek tengah. Klub asal Merseyside diberitakan siap mengaktifkan klausul buy-back untuk Jarell Quansah yang kini bermain di Bayer Leverkusen. Klausul ini memungkinkan Liverpool memulangkan Quansah dengan biaya sekitar £52 juta atau setara Rp1 triliun jika Ibrahima Konate benar-benar hengkang dari Anfield.
Konate memang tengah menjadi incaran sejumlah klub elite Eropa seperti Real Madrid, PSG, dan Barcelona. Kontraknya yang berakhir pada akhir musim menjadi alasan utama spekulasi kepergiannya makin kuat. Jamie Carragher, legenda Liverpool, bahkan menyebut kedatangan Jacquet sebagai sinyal bahwa Konate kemungkinan besar tidak akan memperpanjang masa baktinya di klub.
Selain Jacquet dan Quansah, Liverpool juga masih berharap pada Giovanni Leoni sebagai opsi tambahan. Namun, Leoni baru menjalani satu pertandingan sejak direkrut dengan biaya £26 juta musim lalu karena masalah cedera. Oleh karena itu, The Reds kemungkinan besar akan merekrut pemain bek tengah kelas atas untuk menjadi tandem Virgil van Dijk guna memperkokoh pertahanan.
Berikut posisi lini belakang Liverpool saat ini beserta opsi transfer yang sedang dipertimbangkan:
1. Virgil van Dijk (pemain inti)
2. Jeremy Jacquet (rekrutan termahal kedua Liverpool)
3. Giovanni Leoni (opsi masa depan, terbatas karena cedera)
4. Jarell Quansah (calon dipulangkan melalui klausul buy-back)
5. Ibrahima Konate (berpotensi hengkang)
Langkah ini menunjukkan komitmen Liverpool dalam memperkuat pertahanan yang sempat jadi sorotan musim lalu. Meski sudah menggelontorkan dana besar untuk Jacquet, pergerakan klub dalam mengamankan kembali Quansah menjadi strategi mitigasi risiko bila Konate benar-benar pergi. Transfer ini juga mencerminkan kebutuhan Liverpool untuk menjaga stabilitas lini belakang demi tetap kompetitif di liga dan kompetisi Eropa.
Dengan dinamika transfer di lini belakang yang cukup rumit, Liverpool berada di persimpangan krusial dalam menentukan komposisi skuad pertahanan jangka menengah dan panjang. Keputusan manajemen dalam mengaktifkan klausul buy-back Quansah akan sangat menentukan arah proyek pertahanan yang dibangun Arne Slot.
Jadi, meskipun Liverpool baru saja mengamankan Jeremy Jacquet, penguatan lini belakang tak berhenti di situ. Klub tetap menyiapkan opsi-opsi untuk menjaga kualitas permainan dan memastikan skuad siap menghadapi berbagai tantangan musim depan.
Baca selengkapnya di: www.suara.com






