FTC Nusantara Championship 2026 Jadi Ajang Strategis Pengembangan Talenta Muda
FTC Nusantara Championship 2026 resmi digelar pada 7-9 Februari di SOR Universitas Indonesia, Depok. Acara ini bukan sekadar kompetisi robotika, melainkan juga wadah pembentukan generasi muda Indonesia yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia sekaligus Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan kompetisi ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menyiapkan generasi emas Indonesia. Ajang ini mengajarkan peserta untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, serta membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas.
Peran Penting FTC dalam Mempersiapkan Generasi Emas
Okto menyebut FTC sebagai fondasi penting dalam menyiapkan talenta muda yang dapat bersaing di kancah global. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada pendidik, mentor, relawan, dan mitra industri yang turut berkolaborasi. Kolaborasi ini diyakini menjadi kunci keberhasilan menyiapkan masa depan Indonesia.
Peserta FTC terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA dari berbagai kota besar di Indonesia, serta tim dari Malaysia dan Rusia. Kompetisi ini juga didukung panitia internasional dari Mesir, Qatar, dan Libya, menjadikannya ajang internasional yang bergengsi.
FTC Sebagai Gerakan Kolaboratif Pendidikan dan Industri
Chairman Indonesia First Robotics (IFR), Dr. Ilham Habibie, menyoroti FTC sebagai langkah strategis dalam menguatkan pengembangan sumber daya manusia Indonesia. Ia menambahkan bahwa ajang ini membuka peluang bagi generasi muda agar memiliki akses ke jejaring global dan panggung dunia.
Melalui pendekatan STEAMS—Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, dan Sports—FTC menanamkan nilai inovasi sambil membangun karakter sehat dan sportif. Ini merupakan upaya baru untuk menggabungkan aspek akademik dan olahraga sebagai fondasi pendidikan.
Dukungan NOC dan Pemerintah dalam Menyebarluaskan Nilai Olimpiade
Perwakilan NOC Indonesia, Desra Ghazfan, menegaskan bahwa penyebarluasan nilai-nilai Olimpiade merupakan mandat penting. Kompetisi FTC dianggap sebagai sarana efektif untuk menanamkan nilai sportivitas dan kepemimpinan kepada generasi muda sejak dini.
Ketua Yayasan IFR Foundation, A. Hisham Wahono, menjelaskan bahwa FTC dikemas seperti olahraga dengan sistem skor dan penonton agar peserta merasa antusias. Ia menambahkan bahwa dua tim terbaik akan mewakili Indonesia di World Championship di Houston, Amerika Serikat, yang diikuti oleh 110 negara peserta.
Membangun Literasi Teknologi Sejak Dini untuk Masa Depan
Hisham menegaskan bahwa tujuan utama FTC bukan hanya mengejar gelar juara, melainkan membangun literasi teknologi yang kuat pada anak-anak. Kompetisi ini membuka jalan bagi mereka untuk memilih berbagai profesi di bidang teknologi seperti programmer, engineer, atau scientist.
IFR Foundation berkomitmen memperluas jangkauan FTC ke berbagai daerah di Indonesia. Kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor industri diupayakan agar kegiatan ini makin masif dan berdampak sosial berkelanjutan.
Dukungan dan Kolaborasi Multi Pihak dalam FTC 2026
FTC Nusantara Championship 2026 didukung oleh berbagai institusi seperti IFR Foundation, Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi, Science Techno Park Universitas Indonesia, dan Decode. Sinergi antar pihak ini menjadi modal penting untuk menyukseskan ajang sekaligus menyiapkan generasi yang siap bersaing secara global.
Secara keseluruhan, FTC Nusantara Championship 2026 menghadirkan panggung nyata bagi talenta muda Indonesia untuk mengekspresikan kemampuan teknologi dan inovasi mereka. Kompetisi ini menggambarkan bagaimana robotika dapat menjadi sarana edukasi dan persiapan masa depan bangsa yang lebih maju.





