Bonus Atlet ASEAN Para Games Setara SEA Games, Erick Thohir Janji Hadiah Rp1 Miliar untuk Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memastikan bahwa bonus yang akan diterima oleh atlet Indonesia di ASEAN Para Games 2025 akan disamakan dengan bonus untuk atlet peraih medali di SEA Games 2025. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan yang setara bagi atlet disabilitas yang berprestasi di kancah internasional.

Erick menjelaskan bahwa skema bonus tersebut sudah diajukan dan tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Ia menambahkan, “Kita tunggu dan Bapak Presiden juga sedang di luar negeri. Insyaallah dalam waktu dekat pasti ada tanggapan.” Dengan langkah ini, diharapkan motivasi para atlet untuk terus berprestasi semakin meningkat.

Prestasi Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Pada gelaran ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Thailand antara 20 hingga 26 Januari 2026, kontingen Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang. Atlet-atlet disabilitas Indonesia meraih total 392 medali, yang terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Dengan pencapaian ini, Indonesia menempati posisi kedua dalam klasemen akhir kompetisi tersebut.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa atlet para games Indonesia tidak kalah bersaing dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Dengan penghargaan bonus yang setara, diharapkan semakin banyak atlet berprestasi yang muncul dan membawa nama bangsa ke tingkat lebih tinggi.

Besaran Bonus yang Akan Diterima Atlet

Merujuk pada Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 219/2025, berikut adalah nilai bonus yang akan diterima oleh atlet ASEAN Para Games sesuai jenis cabang dan medali yang diraih:

  1. Atlet Perorangan

    • Emas: Rp1 miliar
    • Perak: Rp315 juta
    • Perunggu: Rp157 juta
  2. Nomor Ganda

    • Emas: Rp800 juta
    • Perak: Rp252 juta
    • Perunggu: Rp126 juta
  3. Beregu
    • Emas: Rp500 juta
    • Perak: Rp220,5 juta
    • Perunggu: Rp110,25 juta

Tidak hanya atlet, para pelatih pun mendapatkan apresiasi berupa bonus. Pelatih perorangan atau ganda yang mendampingi atlet peraih medali emas memperoleh Rp300 juta. Sedangkan pelatih beregu yang medali emas mendapatkan Rp400 juta. Kebijakan ini memberikan penghargaan komprehensif untuk seluruh tim yang berkontribusi terhadap keberhasilan atlet.

Pentingnya Penyamaan Bonus untuk Atlet Disabilitas

Penyetaraan bonus antara ASEAN Para Games dan SEA Games merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah untuk menghilangkan kesenjangan penghargaan pada atlet disabilitas. Hal ini menegaskan bahwa prestasi yang ditorehkan oleh atlet dengan disabilitas memiliki nilai yang sama pentingnya dengan atlet pada event olahraga umum.

Menteri Erick Thohir menyatakan bahwa pemberian bonus tersebut juga menjadi media motivasi agar atlet terus meningkatkan kemampuan dan prestasi di level internasional. Dengan dukungan yang lebih kuat, diharapkan kualitas dan kuantitas atlet Indonesia di kompetisi internasional terus bertambah.

Pemerintah melalui Kemenpora juga terus mematangkan persiapan dan strateginya untuk mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk atlet para games, demi menjadikan Indonesia lebih kompetitif di pentas dunia. Dengan kebijakan bonuss yang setara ini, harapan besar diletakkan pada kemajuan olahraga disabilitas dalam waktu dekat.

Berita Terkait

Back to top button