One Friday Fights 147 akan menyuguhkan babak baru persaingan seru antara Thailand dan Dagestan dalam perebutan sabuk Muay Thai kelas terbang yang kosong. Nobat Juara Dunia kelas bantam, Nong-O Hama asal Thailand, akan berhadapan dengan petarung muda tanpa kekalahan, Asadula Imangazaliev dari Dagestan, di Lumpinee Stadium, Bangkok, Jumat (20/3/2026).
Nong-O Hama dikenal luas sebagai salah satu legenda Muay Thai di kancah One Championship. Ia menguasai kelas bantam sejak 2019 dengan mempertahankan gelar sebanyak tujuh kali. Gaya bertarungnya yang mengandalkan counter efektif dan penyelesaian eksplosif menjadikannya ancaman bagi setiap lawan yang menghadang.
Namun, karier gemilang Nong-O sempat mengalami tantangan serius setelah kalah knockout di ronde pertama oleh Jonathan Haggerty pada April 2023. Setelah mencoba comeback di kelas bantam, ia memutuskan pindah ke kelas terbang untuk menemukan performa terbaiknya.
Debut Nong-O di kelas terbang berlangsung di One Fight Night 28 melawan Kongthoranee Sor Sommai. Meskipun kalah lewat split decision, penampilan Nong-O membuktikan kemampuannya tetap elit. Berbekal evaluasi, Nong-O membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan bulat di One Fight Night 31.
Sebelumnya, jadwal perebutan gelar kelas terbang miliknya terpaksa batal di One 173 karena lawannya, Rodtang Jitmuangnon, gagal tes medis dan hidrasi. Kini Nong-O mendapat peluang baru bertarung memperebutkan sabuk yang kini kosong.
Sementara itu, Asadula Imangazaliev menjadi seorang tantangan nyata bagi Nong-O. Petarung muda berusia 22 tahun ini mencatatkan lima kemenangan beruntun di One Friday Fights, termasuk empat kemenangan knockout. Namanya kian dikenal luas setelah kemenangan spektakuler lewat tendangan kepala atas Panpayak Jitmuangnon di One Friday Fights 122.
Imangazaliev semakin melejit setelah mengalahkan Kongthoranee pada One Fight Night 39 dengan kemenangan di ronde kedua dan memperoleh bonus performa senilai 50 ribu dolar AS. Rekor tanpa kekalahannya kini mencapai 11-0, menegaskan kualitasnya sebagai calon juara baru.
Sabuk kelas terbang Muay Thai kosong setelah Rodtang Jitmuangnon kehilangan gelar karena gagal memenuhi batas berat badan pada One 169 November 2024. Laga di Lumpinee Stadium ini akan menjadi penentuan siapa penguasa baru divisi tersebut.
Pertarungan ini mempertemukan dua generasi berbeda, di mana pengalaman serta teknik matang Nong-O akan diuji oleh energi dan ketangguhan tak terkalahkan Imangazaliev. Penggemar Muay Thai di seluruh dunia menjadikan duel ini sebagai salah satu momen paling dinanti di awal 2026.
Dengan reputasi dan latar belakang yang kuat, laga antara Thailand dan Dagestan pada One Friday Fights 147 diprediksi menyuguhkan pertarungan menarik dan penuh strategi. Panggung Lumpinee akan menjadi saksi sejarah baru perebutan gelar Muay Thai kelas terbang yang bergengsi ini.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com