Cedera ACL, Febri Hariyadi Berpotensi Lama Absen dari Persis Solo dan Pengaruhnya ke Tim

Tim medis Persis Solo memastikan bahwa winger andalan mereka, Febri Hariyadi, mengalami cedera serius pada lututnya. Cedera tersebut terdeteksi setelah sang pemain menjalani pemeriksaan MRI yang mengungkapkan kerusakan pada anterior cruciate ligament (ACL).

Cedera ini terjadi akibat salah tumpuan saat sesi latihan pada Rabu, 25 Februari 2026. Kondisi ini mengharuskan Febri menjalani operasi guna pemulihan lebih lanjut. Dokter tim Persis Solo, dr. Iwan Wahyu Utomo, menyampaikan bahwa ini adalah cedera ACL kedua yang dialami Febri, dan lokasi kerusakannya sama dengan cedera sebelumnya pada tahun 2024.

Riwayat Cedera dan Dampaknya pada Karier Febri Hariyadi

Febri memang pernah menjalani operasi ACL pada 2024, yang membuatnya absen panjang dari Persib Bandung. Cedera tersebut memaksanya melewatkan sebagian besar Liga Indonesia musim 2024/2025. Dengan pola serupa, absennya kali ini diperkirakan akan berlangsung selama tujuh bulan.

Jangka waktu tersebut tentu sangat berdampak bagi persiapan tim maupun perkembangan performa sang pemain. Absennya Febri menjadi tantangan besar bagi Persis Solo, apalagi dilakukan di tengah kompetisi yang menuntut performa maksimal.

Reaksi Pelatih Persis Solo Terhadap Cedera

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyatakan penyesalan atas insiden tersebut. Ia menekankan bahwa cedera Febri terjadi saat sesi latihan dan langsung memerlukan tindakan operasi. Menurutnya, absen Febri sangat disayangkan, khususnya menjelang laga penting kontra Persik Kediri pada 1 Maret 2026.

“Tentu ini menjadi kendala besar jelang pertandingan krusial melawan Persik Kediri,” ungkap Milomir. Kendati begitu, pelatih kepala ini tetap optimistis dengan kekuatan tim. Dia menilai skuad Persis Solo cukup mumpuni untuk menutup absennya Febri di lini serang.

Perjalanan Brief Febri Bersama Persis Solo

Febri baru saja melakukan debut bersama Persis Solo pada pertandingan melawan PSBS Biak pada 21 Februari 2026. Saat itu, ia tampil sebagai pemain pengganti sejak menit ke-58. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 tersebut menandai awal kerja sama Febri dengan skuad Laskar Sambernyawa.

Sayangnya, momentum positif itu harus terhenti karena cedera yang dialaminya. Operasi dan proses pemulihan yang panjang akan membuatnya absen dalam beberapa laga penting Persis Solo.

Estimasi Waktu Pemulihan dan Proses Operasi

Berdasarkan riwayat dan jenis cedera ACL yang dialami, Febri diperkirakan butuh waktu sekitar tujuh bulan untuk sembuh secara total. Ini mengacu pada waktu pemulihan cedera serupa yang dia alami sebelumnya. Selama masa itu, selain operasi, ia harus menjalani rehabilitasi intensif agar bisa kembali ke kondisi fisik optimal.

Perlu dicatat bahwa operasi dan rehabilitasi ACL merupakan proses yang krusial dan membutuhkan perhatian khusus dari tim medis agar tak terjadi komplikasi dan cedera berulang. Persis Solo tentunya akan memberikan dukungan maksimal untuk mempercepat pemulihan Febri.

Dampak Cedera ACL Dalam Dunia Sepakbola

Cedera ACL menjadi salah satu cedera paling serius yang sering dialami pesepakbola. Ligamen ini berfungsi menstabilkan lutut saat melakukan perubahan arah dan tekanan. Kerusakan pada bagian ini memerlukan penanganan khusus dan waktu lama untuk pemulihan.

Sering kali pemain yang mengalami cedera ACL harus melewatkan satu musim penuh kompetisi. Namun, dengan teknologi medis dan fisioterapi yang berkembang, banyak pemain dapat bangkit kembali dan melanjutkan kariernya.

Persiapan Persis Solo Menyongsong Ketidakhadiran Febri

Skuad Persis Solo harus melakukan penyesuaian strategi jelang pertandingan penting tanpa hadirnya Febri. Pelatih Milomir mengungkapkan tim siap menata ulang komposisi lini serang. Hal ini penting agar absennya pemain kunci tidak mengganggu keseimbangan tim.

Berikut adalah beberapa langkah yang kemungkinan diambil Persis Solo:

  1. Memaksimalkan pemain pengganti di posisi sayap.
  2. Melakukan penyesuaian taktik agar lini serang tetap produktif.
  3. Meningkatkan latihan fisik dan mental pemain lain sebagai bentuk antisipasi.

Langkah ini sangat penting demi menjaga konsistensi performa selama masa sulit tanpa kehadiran Febri Hariyadi.

Keseriusan cedera ACL yang dialami Febri Hariyadi tentu menjadi perhatian besar bagi Persis Solo maupun fans. Progres pemulihannya akan terus dipantau agar pemain bisa segera kembali memperkuat skuad. Hingga saat itu, tim medis dan pelatih harus bekerja sama memastikan proses penyembuhan berjalan lancar.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button