Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, harus mengakhiri perjuangannya di nomor tunggal putri Miami Open 2026 setelah kalah di babak 128 besar. Di Hard Rock Stadium, Florida, Janice kalah dalam tiga set dari petenis Kazakhstan, Yulia Putintseva, dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 pada Jumat waktu setempat.
Janice yang saat ini berada di peringkat 40 dunia, sempat memulai laga dengan sangat baik. Dia berhasil menguasai permainan di set pertama dan memenangkan set itu dengan skor 6-3. Namun, Putintseva yang berada di peringkat 75 dunia, mulai mengendalikan permainan pada set kedua dan berhasil merebutnya dengan skor 6-3.
Pada set penentu, pertandingan berlangsung sengit dengan kedua pemain saling kejar poin. Janice sempat tertekan akibat double fault pada gim ketiga sehingga Putintseva memimpin 2-1. Meski Janice berusaha terus mengejar, pada akhirnya pengembalian bolanya keluar lapangan, memberikan kemenangan bagi Putintseva lewat match point kedua.
Fokus Janice Tjen pada Ganda Putri Miami Open 2026
Kekalahan di nomor tunggal tidak mengakhiri kiprah Janice di Miami Open. Dia masih berpeluang besar di nomor ganda putri. Janice akan berpasangan dengan Chan Hao-ching dari Taiwan untuk menghadapi pasangan unggulan keempat, Elise Mertens dan Zhang Shuai, pada pertandingan yang dijadwalkan berlangsung Sabtu.
Dukungan terhadap Janice terus mengalir karena performa cemerlangnya di sektor ganda. Pasangan Janice-Chan diharapkan mampu memberikan kejutan dan meraih hasil terbaik di turnamen yang termasuk dalam kategori WTA 1000 ini. Sebelumnya, Janice juga sempat menunjukkan potensi dengan menembus babak-babak penting dalam berbagai turnamen kelas dunia.
Peluang dan Tantangan di Nomor Ganda
Di Miami Open, sektor ganda putri sangat kompetitif dengan hadirnya sejumlah pasangan unggulan yang berpengalaman. Untuk bisa melangkah jauh, Janice dan Chan harus tampil solid dan fokus sejak laga awal. Berikut beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan Janice dalam pertandingan ganda:
- Komunikasi dan kerja sama dengan rekan pasangan.
- Menentukan strategi servis dan pengembalian yang efektif.
- Mengurangi kesalahan sendiri, terutama pada momen krusial.
- Mengantisipasi gaya permainan lawan unggulan yang agresif.
Janice Tjen kini menyiapkan seluruh kemampuannya untuk membalikkan nasib di nomor ganda. Targetnya adalah membawa prestasi terbaik bagi Indonesia di Miami Open 2026 dan memberikan inspirasi kepada petenis muda Tanah Air.
Meski gugur di tunggal, kesempatan meraih gelar di ganda masih terbuka lebar bagi Janice. Para penggemar tenis Indonesia dan komunitas olahraga nasional berharap perjuangan Janice berbuah hasil positif dan meningkatkan reputasi tenis Indonesia di tingkat dunia.
