Charlotte Hornets memutus laju tujuh kemenangan beruntun New York Knicks dengan kemenangan 114-103 dalam lanjutan NBA di Charlotte, Jumat (27/3) WIB. Hasil ini tidak hanya memperpanjang tren positif Hornets, tetapi juga menyorot penampilan fenomenal rookie mereka, Kon Knueppel, yang kembali mencuri perhatian liga.
Knueppel menjadi top skor Hornets lewat 26 poin dan menorehkan rekor sejarah baru NBA. Pemain muda itu resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah liga yang mampu mencapai 250 tembakan tiga angka dalam satu musim, sebuah pencapaian yang menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu penembak paling produktif di generasi baru NBA.
Kon Knueppel Ukir Rekor Baru
Performa Knueppel melawan Knicks memperlihatkan efisiensi dan kedewasaan permainan yang jarang terlihat dari pemain seusianya. Ia hampir mencatat triple-double setelah menambah 10 rebound dan delapan assist, sehingga kontribusinya terasa di hampir semua aspek permainan.
Rekor 250 tripoin dalam satu musim pada usia sangat muda menambah bobot pencapaiannya. Dalam konteks NBA modern yang sangat bergantung pada tembakan jarak jauh, torehan itu menjadi indikator penting atas bakat, konsistensi, dan perkembangan cepat Knueppel sebagai rookie.
Hornets Tampil Agresif Sejak Awal
Charlotte langsung mengambil kendali sejak kuarter pertama dan memaksa Knicks bermain dari posisi tertinggal. LaMelo Ball membuka laga dengan 10 poin dalam enam menit awal dan membantu Hornets unggul 24-14.
New York sempat merespons lewat Jalen Brunson yang menutup laga dengan 26 poin dan 13 assist. Namun, Hornets menjaga ritme permainan dan tidak membiarkan Knicks membalikkan keadaan pada fase awal pertandingan.
Tembakan Jarak Jauh Jadi Pembeda
Masuk ke kuarter kedua, Charlotte makin percaya diri lewat akurasi tripoin dari Knueppel, Ball, dan Brandon Miller. Serangan mereka membuat jarak skor terus melebar dan menempatkan Knicks dalam tekanan berat.
Hornets menutup paruh pertama dengan keunggulan 10 poin dan memperbesar dominasi hingga kuarter ketiga selesai dengan skor 94-76. Pola permainan itu menunjukkan bagaimana Charlotte memaksimalkan transisi cepat dan distribusi bola untuk menciptakan peluang terbuka.
- Kon Knueppel: 26 poin, 10 rebound, 8 assist
- LaMelo Ball: 22 poin
- Brandon Miller: 21 poin
- Jalen Brunson: 26 poin, 13 assist
- Josh Hart: membantu Knicks memangkas jarak di akhir laga
Knicks Sempat Mengancam di Akhir Laga
New York tidak menyerah dan mencoba mengejar pada menit-menit penutup kuarter keempat. Josh Hart berhasil memangkas selisih menjadi sembilan poin dan memberi sedikit harapan bagi Knicks.
Namun, Hornets membalas dengan momen penutup yang krusial saat Miles Bridges melakukan dunk penting dengan sisa waktu 40 detik. Aksi itu memastikan kemenangan kelima beruntun Charlotte dan menutup peluang Knicks untuk bangkit lebih jauh.
Persaingan Klasemen Wilayah Timur Makin Ketat
Kemenangan ini membawa Charlotte Hornets ke catatan 39 kemenangan dan 34 kekalahan. Pencapaian itu membuat mereka menyamai rekor Miami Heat di peringkat kedelapan klasemen Wilayah Timur.
Posisi tersebut sangat penting karena persaingan menuju playoff di Wilayah Timur berlangsung ketat. Dengan performa tim yang stabil dan kontribusi besar dari pemain muda seperti Knueppel, Charlotte memiliki modal kuat untuk menjaga momentum saat kembali menghadapi Philadelphia 76ers pada laga berikutnya.
Bagi Knicks, kekalahan ini menjadi akhir dari rentetan tujuh kemenangan beruntun dan memberi alarm bahwa konsistensi tetap menjadi tantangan mereka di fase penting musim reguler.
