John Herdman meminta dukungan penuh suporter Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam pukul 20.00 WIB. Pelatih asal Inggris itu menilai atmosfer SUGBK bisa menjadi faktor penting untuk memberi tekanan kepada lawan sekaligus menambah energi bagi skuad Garuda.
Herdman menyebut dukungan suporter pada laga pembuka saat Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis meninggalkan kesan yang sangat kuat. Ia bahkan menilai suasana di stadion saat itu sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ia rasakan sepanjang kariernya.
Atmosfer SUGBK Jadi Sorotan Herdman
Herdman mengaku terkesan dengan antusiasme publik sepak bola Indonesia yang memenuhi stadion pada pertandingan sebelumnya. Menurut dia, energi dari tribun langsung terasa ke pemain dan membantu tim tampil percaya diri sejak awal laga.
Pelatih berusia 49 tahun itu juga membandingkan pengalaman tersebut dengan atmosfer di beberapa stadion besar dunia. Ia menyebut SUGBK punya karakter yang berbeda karena tekanan dari penonton terasa sangat intens meski jumlah penonton saat itu belum penuh.
“Saya pernah berada di banyak stadion dunia seperti Old Trafford dan St James’ Park, tetapi atmosfer kemarin sangat spesial. Rasanya seperti ‘gunung berapi’,” kata Herdman seperti dikutip dari pernyataannya.
Harapan Tekanan Besar untuk Bulgaria
Menjelang partai final, Herdman ingin suasana serupa kembali hadir saat Indonesia menjamu Bulgaria. Ia menilai lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan karena Bulgaria dikenal sebagai tim kuat dan memiliki pengalaman panjang di level internasional.
Berikut sejumlah hal yang menjadi pesan Herdman kepada suporter:
- Hadir dan penuhi stadion untuk memberi energi kepada pemain.
- Ciptakan tekanan psikologis kepada Bulgaria sejak menit awal.
- Jaga suasana positif agar tim tetap percaya diri.
- Dorong pemain Indonesia untuk tampil agresif dan fokus sepanjang laga.
“Kami butuh mereka untuk membantu kami. Bulgaria adalah tim kuat, jadi kami berharap suporter bisa memberikan tekanan kepada lawan dan energi untuk kami,” ujar Herdman.
Ekspektasi Harus Tetap Dijaga
Di sisi lain, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, meminta publik tidak memberi tekanan berlebihan kepada Herdman pada fase awal kepemimpinannya. Ia menilai setiap era baru membutuhkan proses dan tidak selalu langsung berbuah hasil maksimal.
Sumardji menekankan pentingnya suporter menikmati pertandingan dan tetap memberi ruang bagi tim untuk berkembang. Ia berharap dukungan yang sabar bisa membantu kerja Herdman berjalan lebih stabil dalam jangka panjang.
“Saya berharap kepada seluruh fan untuk bisa nikmati saja, nikmati saja pertandingan malam ini,” kata Sumardji.
Ia juga menyebut target tim tetap jelas, yakni meraih hasil terbaik dan berpeluang menjadi juara di FIFA Series 2026. Karena itu, laga melawan Bulgaria dipandang penting bukan hanya untuk hasil akhir, tetapi juga untuk mengukur kesiapan tim dalam menghadapi lawan yang punya kualitas lebih tinggi.
Modal Indonesia Menjelang Laga
Kondisi tim disebut berada dalam keadaan baik jelang duel melawan Bulgaria. Indonesia datang dengan modal kemenangan besar atas Saint Kitts and Nevis dan kepercayaan diri yang meningkat setelah tampil efektif di laga pembuka.
Di atas kertas, Bulgaria menjadi ujian yang lebih berat karena punya peringkat FIFA yang lebih tinggi dan latar belakang kompetitif yang kuat. Tim asal Eropa itu tercatat pernah tampil tujuh kali di Piala Dunia, sehingga laga ini akan menjadi tolok ukur penting bagi Indonesia untuk melihat seberapa jauh perkembangan permainan mereka.
Bagi Herdman, partai ini bukan sekadar soal hasil, tetapi juga soal bagaimana Timnas Indonesia memanfaatkan momentum dan dukungan publik. Jika stadion kembali bergemuruh seperti saat laga pertama, Indonesia berpeluang mendapat dorongan besar untuk menekan Bulgaria sejak awal pertandingan.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




