Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Iran tetap akan bermain di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026, meski sempat muncul permintaan agar lokasi pertandingan dipindah ke tempat netral. Kepastian itu meredakan spekulasi yang muncul setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dan hubungan panas antara Iran dengan Amerika Serikat.
Infantino menegaskan jadwal yang sudah ditentukan saat undian tidak berubah. Ia menyampaikan hal itu saat menyaksikan laga persahabatan Iran melawan Kosta Rika di Turki, ketika Team Melli menang telak 5-0 dan memperlihatkan kesiapan mereka menuju turnamen.
Keputusan FIFA soal venue Iran
FIFA menolak permintaan pemindahan venue pertandingan Iran dari Amerika Serikat. Dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, Infantino menegaskan, “Tidak, tidak, pertandingan akan berlangsung di lokasi yang sudah ditentukan pada saat pengundian.”
Pernyataan itu penting karena Iran telah masuk Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh laga fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di stadion-stadion yang berada di Amerika Serikat, sesuai hasil drawing resmi.
Latar belakang kekhawatiran Iran
Kekhawatiran muncul setelah konflik bersenjata antara AS-Israel dan Iran pecah pada akhir Februari 2026. Situasi itu membuat Asosiasi Sepak Bola Iran atau FFIRI mendorong opsi pemindahan lokasi pertandingan demi keamanan pemain dan kenyamanan tim.
Langkah tersebut wajar di tengah situasi politik yang memanas, apalagi Piala Dunia 2026 digelar dengan format tiga tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, FIFA menilai keputusan venue yang sudah diputuskan sejak undian bersifat final dan tidak perlu diubah.
Dukungan FIFA untuk persiapan Iran
Meski menolak pemindahan laga, Infantino tetap membuka ruang dukungan bagi Iran di luar urusan pertandingan. Ia menyatakan FIFA siap membantu kebutuhan logistik, termasuk jika Iran memerlukan pemusatan latihan di luar negeri atau fasilitas penunjang lain agar persiapan tidak terganggu.
Infantino juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara FIFA dan federasi Iran. Ia menyampaikan bahwa bantuan akan diberikan sebisa mungkin agar timnas Iran tetap fokus pada persiapan teknis dan tidak terbebani isu non-olahraga.
Isi penting pernyataan Infantino
- FIFA memastikan Iran tetap bermain di Amerika Serikat.
- Venue pertandingan tidak akan dipindah ke tempat netral.
- FIFA siap membantu kebutuhan logistik dan latihan Iran.
- Komunikasi antara FIFA dan FFIRI akan terus dijaga.
- Iran tetap tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.
Respons setelah kemenangan Iran di Turki
Infantino juga memuji performa Iran yang tampil dominan saat melawan Kosta Rika. Ia mengatakan melihat langsung kualitas tim, berdiskusi dengan pemain dan pelatih, lalu menyebut Iran sebagai tim yang kuat.
Pujian itu memberi sinyal bahwa FIFA tidak hanya melihat persoalan politik yang mengiringi Iran, tetapi juga kekuatan sepak bola mereka di lapangan. Bagi pendukung Team Melli, kepastian dari FIFA ini menjadi kabar penting karena hak tampil mereka tetap diakui sesuai jadwal resmi Piala Dunia 2026.
Dengan keputusan ini, Iran kini bisa memusatkan perhatian pada persiapan teknis menghadapi lawan-lawan berat di fase grup, sementara FIFA berupaya menjaga agar faktor geopolitik tidak mengganggu jalannya turnamen yang akan berlangsung di tiga negara tuan rumah.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




