GFC Series 2 kembali menarik perhatian pecinta combat sports di Indonesia setelah promotor mengumumkan gelaran terbarunya pada 2 April 2026 di Jakarta. Sorotan terbesar langsung mengarah ke duel Aziz vs KKajhe yang akan tampil sebagai Main Event dalam laga Pro Boxing 5 ronde di Bali United Studio, Bali, pada 27 Juni 2026.
Pertemuan dua nama ini dinilai menjadi magnet utama karena GFC Series 2 tidak hanya menjual pertarungan besar, tetapi juga narasi rivalitas antarkubu yang kuat. Dengan tema “Clan KK vs Everyone”, event ini menempatkan duel Aziz vs KKajhe sebagai pusat perhatian karena dianggap mewakili benturan gaya bertarung, karakter, dan daya tarik publik yang berbeda.
Duel Aziz vs KKajhe Jadi Laga Paling Ditunggu
Aziz vs KKajhe akan digelar di kelas Super Featherweight dan menjadi partai utama GFC Series 2. Laga ini diproyeksikan sebagai duel yang paling banyak menyita atensi karena posisinya sebagai Main Event sekaligus penentu atmosfer keseluruhan ajang.
Dalam keterangan panitia, pertandingan ini masuk dalam rangkaian fight card yang disiapkan lebih besar dibanding seri sebelumnya. Format lima ronde memberi ruang bagi kedua petarung untuk menampilkan tempo, strategi, dan konsistensi sejak awal hingga akhir laga.
GFC Usung Konsep Rivalitas dan Hiburan
GFC Series 2 mengusung konsep pertarungan bernuansa rivalitas lewat tema “Clan KK vs Everyone”. Pihak penyelenggara menjelaskan, kubu Clan KK dikenal dengan gaya bertarung agresif dan penuh tekanan, sedangkan kubu lawan mengandalkan teknik serta strategi yang lebih terukur.
Helmi Darajat Arifin selaku promotor sekaligus CEO Garuda Fight Championship menegaskan bahwa ajang ini tidak sekadar menghadirkan pertandingan. Ia menyebut GFC ingin membangun ekosistem combat sports yang lebih besar di Indonesia dengan kualitas fight yang kompetitif dan tetap relevan bagi penonton saat ini.
“GFC Series 2 bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang membangun ekosistem combat sports yang lebih besar di Indonesia. Kami ingin menghadirkan kualitas fight yang kompetitif sekaligus hiburan yang relevan dengan audience saat ini,” ujar Helmi.
Daftar Pertarungan Unggulan di GFC Series 2
Panitia telah menyiapkan total 14 pertarungan yang melibatkan atlet profesional hingga influencer fight. Berikut beberapa duel unggulan yang diumumkan dalam konferensi pers:
- Aziz vs KKajhe — Pro Boxing, Super Featherweight
- Kkungke vs Adhi — Pro Boxing, Super Lightweight
- Ruben vs Sunan — Pro Boxing, 8 ronde
- Dwi vs Vicky — Indostriking
Komposisi ini menunjukkan GFC mencoba menggabungkan unsur sport dan entertainment dalam satu panggung. Format seperti ini juga kian sering dipakai promotor combat sports untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama penonton digital dan penggemar konten pertarungan di media sosial.
Co-Main Event Juga Tak Kalah Menarik
Selain laga Aziz vs KKajhe, partai Co-Main Event yang mempertemukan Kkungke melawan Adhi juga masuk daftar duel yang patut diperhatikan. Pertarungan ini berada di kelas Super Lightweight dan diproyeksikan ikut menjaga intensitas acara sebelum main event dimulai.
Laurend Hutagalung selaku promotor dan Co-CEO GFC mengatakan, susunan laga di Series 2 dirancang untuk menjadi pembeda dari edisi sebelumnya. Ia menyebut line-up yang dipilih menggabungkan kualitas pertarungan dan nama-nama yang punya daya tarik besar di kalangan penonton.
“GFC Series 2 ini menghadirkan line-up yang kami rancang untuk jadi game changer. Kami menggabungkan kualitas fight terbaik dengan nama-nama yang punya engagement kuat, untuk menciptakan event yang bukan hanya besar di ring, tapi juga besar di audience,” kata Laurend.
Target GFC Bangun Wadah Petarung Muda
CEO OHP Production Jimmy Saputro juga menyampaikan harapan agar GFC dapat menjadi ruang tumbuh bagi olahraga tarung di Indonesia. Ia menilai ajang seperti ini bisa membuka jalan bagi petarung muda untuk mendapat panggung yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Pernyataan itu sejalan dengan arah industri combat sports yang kini tidak hanya bertumpu pada nama besar, tetapi juga pada pembinaan talenta. Kehadiran berbagai kelas pertandingan di GFC Series 2 dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas ekosistem tersebut.
Cara Menyaksikan GFC Series 2
Panitia memastikan GFC Series 2 akan hadir dengan format tontonan yang fleksibel bagi penonton. Pertandingan utama dapat disaksikan melalui sistem Pay Per View atau PPV, sedangkan beberapa laga undercard tersedia lewat platform digital.
Selain tayangan daring, penonton juga bisa merasakan pengalaman langsung di venue dengan konsep fight night profesional. Pendekatan ini menegaskan bahwa GFC mencoba menggabungkan atmosfer arena dan distribusi digital agar jangkauan event semakin luas.
Informasi Utama GFC Series 2
- Acara: Garuda Fight Championship Series 2
- Tanggal: 27 Juni 2026
- Lokasi: Bali United Studio, Bali
- Main Event: Aziz vs KKajhe
- Format utama: Pro Boxing 5 ronde
- Total pertandingan: 14 duel
- Tema event: “Clan KK vs Everyone”
- Penayangan: PPV untuk laga utama dan platform digital untuk sebagian undercard
Dengan susunan kartu pertandingan yang padat dan duel Aziz vs KKajhe sebagai pusat perhatian, GFC Series 2 diposisikan sebagai salah satu event combat sports yang paling menonjol di kalender pertarungan Indonesia tahun ini. Antusiasme terhadap laga utama diperkirakan terus meningkat mendekati hari pertandingan, terutama karena tema rivalitas, komposisi fighter, dan format event yang dirancang untuk menarik penonton ring maupun digital.





