FIFA memastikan Timnas Iran tetap tampil di Piala Dunia 2026 meski muncul kekhawatiran soal keamanan akibat ketegangan politik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa laga akan tetap digelar sesuai hasil undian, sehingga Iran tetap masuk dalam jadwal resmi turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Pernyataan itu meredakan spekulasi yang sempat berkembang setelah Federasi Sepak Bola Iran meminta FIFA mempertimbangkan pemindahan lokasi pertandingan mereka di Amerika ke Meksiko. Di sisi lain, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan negaranya siap menjadi tuan rumah untuk Iran bila diperlukan pada fase awal turnamen.
FIFA Tegaskan Semua Tim Tetap Main Sesuai Undian
Infantino menyampaikan bahwa FIFA tidak akan mengubah lokasi pertandingan hanya karena tekanan politik. Ia menegaskan bahwa laga harus dimainkan di tempat yang sudah ditentukan oleh hasil undian, dan Iran tetap berhak tampil sebagai peserta yang lolos ke Piala Dunia 2026.
“Saya sudah bicara dengan pelatih, staf, dan pemain, semuanya akan baik-baik saja,” ujar Infantino saat jeda laga persahabatan Iran melawan Kosta Rika di Turki, Selasa (31/3/2026). Ia juga menegaskan, “Iran akan berada di Piala Dunia. Itulah mengapa kami di sini.”
Negosiasi Iran dan Kekhawatiran Keamanan
Kekhawatiran soal keamanan muncul karena Iran dijadwalkan bermain di Amerika Serikat pada fase grup. Timnas Iran tergabung di Grup G dan akan memulai perjalanan mereka melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026.
Setelah itu, Iran dijadwalkan menghadapi Belgia di Los Angeles pada 21 Juni, lalu Mesir di Seattle pada 27 Juni. Rangkaian laga tersebut membuat sejumlah pihak mempertanyakan keamanan delegasi Iran di tengah hubungan yang memanas antara Teheran dan Washington.
Jadwal Iran di Piala Dunia 2026
-
Iran vs Selandia Baru
Lokasi: Los Angeles
Tanggal: 15 Juni 2026 -
Iran vs Belgia
Lokasi: Los Angeles
Tanggal: 21 Juni 2026 - Iran vs Mesir
Lokasi: Seattle
Tanggal: 27 Juni 2026
Meksiko Siap Menjadi Alternatif
Di tengah situasi itu, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan bahwa negaranya siap membantu jika FIFA memutuskan penyesuaian lokasi. Pernyataan tersebut memberi sinyal bahwa Meksiko bisa menjadi opsi tuan rumah bagi Iran jika ada kebutuhan khusus terkait keamanan.
Meski begitu, FIFA belum menunjukkan tanda akan memindahkan pertandingan dari lokasi yang sudah ditetapkan. Federasi sepak bola dunia itu justru menegaskan komitmennya untuk menjaga turnamen berjalan normal sesuai jadwal, termasuk bagi semua tim yang lolos.
Pernyataan FIFA Soal Fair Play dan Perdamaian
Dalam pertemuan Dewan FIFA pada 19 Maret, Infantino juga menegaskan bahwa FIFA berharap semua tim berkompetisi dengan semangat fair play dan saling menghormati. Ia menambahkan bahwa FIFA tidak bisa menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi sepak bola tetap bisa dipakai untuk membangun jembatan.
“FIFA tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi kami berkomitmen untuk menggunakan kekuatan sepak bola dan Piala Dunia untuk membangun jembatan dan mempromosikan perdamaian,” kata Infantino dalam pernyataan resminya.
Respons Iran terhadap Peringatan Donald Trump
Situasi ini juga mendapat sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat memberi peringatan kepada Iran agar tidak bertanding di Piala Dunia 2026 dengan alasan keselamatan. Pemerintah dan pihak sepak bola Iran kemudian merespons bahwa tidak ada pihak yang bisa mencoret Timnas Iran dari ajang tersebut.
Pernyataan saling balas itu membuat isu Iran di Piala Dunia 2026 menjadi perhatian internasional. Namun, hingga kini FIFA tetap pada posisi awal bahwa Iran akan bermain dan semua jadwal tetap mengacu pada hasil undian resmi turnamen.
Sorotan Utama Menjelang Piala Dunia 2026
- Iran tetap dipastikan lolos dan tampil di Piala Dunia 2026.
- FIFA menolak mengubah lokasi pertandingan hanya karena tekanan politik.
- Iran sempat meminta pertimbangan pemindahan laga ke Meksiko demi keamanan.
- Meksiko menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bila dibutuhkan.
- FIFA menegaskan turnamen harus berjalan sesuai jadwal dan prinsip fair play.
Dengan kepastian dari FIFA, fokus kini beralih pada persiapan teknis dan keamanan menjelang turnamen yang dimulai pada 11 Juni 2026. Iran pun tetap masuk dalam daftar tim yang akan bertanding, sementara FIFA terus menekankan bahwa Piala Dunia harus menjadi ajang olahraga yang berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan yang sudah ditetapkan.
Baca selengkapnya di: bola.bisnis.com




