Persita Takluk di GBT, Carlos Pena Akui Pertahanan Persebaya Terlalu Rapat Ditembus

Persita Tangerang harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4/2026). Pelatih Carlos Pena menilai hasil itu lahir dari rapatnya pertahanan Persebaya yang membuat timnya sulit menemukan celah untuk mencetak gol.

Pena mengakui Persita sebenarnya punya peluang untuk membawa pulang poin dari Surabaya. Namun, ia menilai Persebaya tampil disiplin dan efektif, terutama saat memanfaatkan satu momen penting di babak kedua yang akhirnya menjadi pembeda pertandingan.

Carlos Pena Soroti Pertahanan Persebaya

Carlos Pena menyebut laga berlangsung ketat sejak awal hingga akhir. Menurut dia, Persebaya bukan hanya unggul lewat eksekusi serangan, tetapi juga lewat cara mereka menjaga struktur pertahanan sepanjang pertandingan.

“Kami kecewa dengan hasil, karena menurut saya, seharusnya kami dapat poin dari sini hari ini. Pertandingan tadi sangat ketat. Mereka (Persebaya) bisa memanfaatkan peluang yang ada di babak kedua, sebuah aksi individu yang sangat bagus dari Catur. Kami pun punya peluang satu, juga satu tendangan sudut di babak kedua, tetapi kami tidak bisa mengonversinya. Jadi, kecewa dengan hasil, tetapi kami harus melihat ke depan,” kata Pena.

Ia juga menegaskan bahwa kualitas pertahanan Persebaya membuat Persita kesulitan mengembangkan serangan di area berbahaya. Bagi Pena, laga di Gelora Bung Tomo memang tidak mudah untuk dihadapi oleh tim tamu yang ingin membongkar lini belakang tuan rumah.

Jalannya Pertandingan

Persebaya langsung menekan sejak menit awal dan memaksa Persita bertahan lebih dalam. Pada menit kelima, Pedro Matos memulai serangan yang berujung sepak pojok untuk tuan rumah, lalu dua menit kemudian Persita membalas lewat serangan balik cepat yang diputus Risto Mitrevski.

Peluang Persebaya kembali muncul pada menit ke-15 saat Pedro Matos menyambut umpan silang dengan sundulan. Namun, bola tak berakhir menjadi gol dan duel di lini tengah terus mendominasi hingga babak pertama mendekati selesai.

Menjelang turun minum, Persebaya kembali mengancam lewat kerja sama Jefferson dan Rian. Upaya itu masih bisa diamankan kiper Persita, sehingga skor tetap imbang tanpa gol saat jeda.

Gol Francisco Rivera Jadi Pembeda

Intensitas serangan Persebaya meningkat di babak kedua seiring perubahan posisi pemain yang dilakukan pelatih. Hasilnya datang pada menit ke-61 ketika Francisco Rivera mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Catur Pamungkas.

Gol itu membuat Persebaya unggul 1-0 dan memaksa Persita lebih berani menyerang. Tim tamu lalu mengambil alih penguasaan bola, tetapi organisasi pertahanan tuan rumah tetap sulit ditembus.

Untuk menjaga keunggulan, Persebaya melakukan tiga pergantian pemain pada menit ke-68 dengan memasukkan Bruno Paraiba, Rachmat Irianto, dan Malik Risaldi. Langkah itu membantu tim tuan rumah meredam tekanan Persita di fase akhir laga.

Peluang Persita yang Tak Berbuah Gol

Persita sempat mendapat kesempatan bagus untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-75 melalui situasi sepak pojok. Namun, sundulan jarak dekat yang mengarah ke gawang masih bisa ditepis Andhika Ramadhani dengan sigap.

Hingga tambahan waktu lima menit berakhir, skor 1-0 untuk Persebaya tidak berubah. Hasil ini sekaligus menghentikan dua laga beruntun tanpa kemenangan bagi Bajul Ijo, sementara Persita pulang dengan evaluasi besar pada efektivitas serangan mereka.

Fakta Penting Laga Persebaya vs Persita

  1. Skor akhir: Persebaya Surabaya 1-0 Persita Tangerang.
  2. Tanggal pertandingan: Sabtu, 4 April 2026.
  3. Stadion: Gelora Bung Tomo, Surabaya.
  4. Pencetak gol: Francisco Rivera menit ke-61.
  5. Asis gol: Catur Pamungkas.
  6. Kiper Persebaya yang tampil krusial: Andhika Ramadhani.
  7. Kartu pertandingan: tidak disebutkan dalam data referensi.
  8. Dampak hasil: Persebaya menghentikan dua laga tanpa kemenangan.

Bagi Persita, laga ini memperlihatkan bahwa penguasaan bola belum cukup jika tidak dibarengi penyelesaian akhir yang efektif. Carlos Pena pun menegaskan timnya harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya sambil memperbaiki detail kecil yang membuat pertahanan Persebaya tetap kokoh sepanjang 90 menit.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button