PB Orado Yakin Kejurprov Domino Jatim Jadi Jalur Prestasi, 38 Daerah Berebut Tiket Nasional

Kejuaraan Provinsi Orado Jawa Timur 2026 memberi sinyal baru bagi perkembangan domino di Indonesia. Ajang yang berlangsung di Surabaya pada 4–5 April itu memperlihatkan bahwa domino kini tidak lagi dipandang sekadar permainan, melainkan mulai diposisikan sebagai cabang yang punya jalur pembinaan dan ruang prestasi yang lebih jelas.

PB Orado menilai keberhasilan turnamen ini menjadi bukti bahwa kompetisi domino dapat berjalan profesional, kompetitif, dan terukur. Kehadiran peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur juga menunjukkan bahwa minat daerah terhadap pembinaan domino terus tumbuh dan makin serius.

Domino Mulai Naik Kelas

Ketua Umum PB Orado, Yooky Tjahrial, menyebut Kejurprov Orado Jawa Timur sebagai bagian penting dari sistem pembinaan atlet nasional yang sedang diperkuat. Ia menegaskan bahwa domino harus dilihat sebagai olahraga strategi yang menuntut kecerdasan, ketelitian, dan sportivitas.

“Kami sangat mengapresiasi Kejurprov Orado Jawa Timur yang berjalan sukses dan kompetitif. Ini menunjukkan bahwa domino bukan sekadar permainan, tetapi olahraga strategi yang membentuk kecerdasan dan sportivitas,” ujar Yooky dalam keterangannya pada Senin, 6 April 2026.

Pandangan itu sejalan dengan arah pembinaan yang kini didorong PB Orado, yakni membangun jalur kompetisi yang berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional. Skema seperti ini dinilai penting agar atlet punya target yang jelas dan proses seleksi berjalan lebih objektif.

Seleksi Ketat Menuju Nasional

Turnamen di Jawa Timur tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar tingkat provinsi. Kompetisi ini juga berfungsi sebagai pintu masuk menuju Kejuaraan Nasional Orado 2026 yang akan digelar di Megamendung, Bogor, pada 24–26 April mendatang.

Dari ajang ini, atlet-atlet terbaik akan disaring untuk tampil di level nasional. Pola seleksi tersebut memperlihatkan bahwa PB Orado ingin membangun ekosistem yang rapi, mulai dari pembinaan daerah, penyaringan atlet, hingga penampilan di panggung yang lebih tinggi.

Kejurprov Orado Jawa Timur 2026 juga mencatat partisipasi 64 tim terbaik hasil seleksi kabupaten/kota. Pertandingan digelar untuk kategori senior dan junior, dengan persaingan yang berlangsung ketat sejak awal hingga akhir lomba.

  1. Diikuti 38 kabupaten/kota di Jawa Timur
  2. Menghadirkan 64 tim terbaik hasil seleksi daerah
  3. Mempertandingkan kategori senior dan junior
  4. Menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas Orado 2026 di Bogor

Ruang Prestasi Lintas Generasi

Ketua Bidang Humas PB Orado, Henry Kurnia Adhi, melihat turnamen ini punya dampak sosial yang lebih luas. Menurut dia, domino kini menjadi ruang pertemuan lintas generasi yang bisa menyatukan minat, pengalaman, dan semangat kompetisi dalam satu arena.

“Semangat kompetisi yang kita lihat di Jawa Timur membuktikan bahwa domino mampu menyatukan generasi dalam satu ruang prestasi. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang membangun karakter, strategi, dan kecerdasan,” kata Henry.

Pernyataan itu mempertegas bahwa pembinaan domino tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan. PB Orado juga menempatkan aspek karakter, etika bertanding, dan disiplin sebagai bagian penting dari proses pembentukan atlet.

Dorongan untuk Ekosistem yang Lebih Profesional

Suksesnya Kejurprov Jawa Timur menjadi sinyal bahwa daerah mulai siap membangun ekosistem domino yang lebih profesional. Dengan format kompetisi berjenjang, atlet dari daerah punya kesempatan yang lebih adil untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan di level yang lebih tinggi.

PB Orado melihat model seperti ini sebagai fondasi yang dibutuhkan jika domino ingin tumbuh sebagai olahraga prestasi yang berkelanjutan. Ketika kompetisi diselenggarakan secara terstruktur, maka pembinaan tidak lagi bergantung pada momentum, melainkan menjadi proses jangka panjang yang bisa diukur.

Kondisi tersebut juga memberi harapan bagi kualitas atlet domino Indonesia. Jika turnamen daerah bisa berjalan tertib, kompetitif, dan terhubung langsung ke level nasional, maka jalur prestasi akan semakin kuat dan terbuka bagi lebih banyak pemain berbakat dari berbagai daerah.

Exit mobile version