Persija Hajar Persebaya 3-0, Allano Dan Eksel Jadi Pembeda di Kemayoran

Persija Jakarta tampil dominan saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2025/2026. Macan Kemayoran menang meyakinkan 3-0 dan menjaga posisi mereka tetap kuat di papan atas klasemen.

Laga ini menunjukkan perbedaan efektivitas kedua tim dalam memanfaatkan peluang. Persija tampil klinis, sementara Persebaya kesulitan menembus pertahanan tuan rumah meski sempat mencoba merespons setelah tertinggal lebih dulu.

Persija langsung mengambil kendali pertandingan

Persija membuka keunggulan pada menit ke-16 lewat Allano dari titik penalti. Eksekusi itu tidak bisa dihentikan Andhika Ramadhani, dan gol tersebut mengubah arah pertandingan sejak awal.

Setelah unggul, Persija bermain lebih tenang dan disiplin. Persebaya mencoba menaikkan intensitas serangan, tetapi barisan belakang Persija tetap solid dan membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang bersih.

Persebaya kesulitan bangkit setelah kebobolan

Gol cepat membuat Persebaya terpaksa bermain lebih terbuka. Namun ruang yang mereka cari justru kerap dimanfaatkan Persija untuk membangun tekanan balik yang lebih berbahaya.

Meski mencoba menekan, Persebaya tidak mampu mengubah penguasaan bola menjadi ancaman yang efektif. Skor 1-0 untuk Persija bertahan hingga turun minum, dan itu memberi keuntungan psikologis bagi tuan rumah.

Eksel Runtukahu jadi pembeda di babak kedua

Persija menambah keunggulan pada menit ke-54 melalui Eksel Runtukahu. Gol itu lahir setelah lini belakang Persebaya gagal mengantisipasi serangan Persija dengan baik.

Eksel kembali mencetak gol pada menit ke-76 dan memastikan kemenangan Persija makin aman. Ia menuntaskan umpan lambung Allano dengan tenang, sekaligus menutup pertandingan dengan skor telak 3-0.

Detail penting laga Persija vs Persebaya

  1. Skor akhir: Persija 3-0 Persebaya
  2. Gol Persija: Allano 16′ (penalti), Eksel Runtukahu 54′, 76′
  3. Stadion dan laga: lanjutan Super League 2025/2026
  4. Dampak klasemen: Persija naik mantap di posisi tiga, Persebaya tertahan di posisi enam

Kemenangan ini membuat Persija semakin percaya diri dalam persaingan papan atas. Mereka mengoleksi 55 poin dari 27 laga dan tetap berada di posisi tiga klasemen.

Bagi Persebaya, hasil ini menjadi sinyal bahwa konsistensi masih perlu dibenahi, terutama di lini pertahanan. Dengan 42 poin dari 27 pertandingan, Bajul Ijo masih tertahan di peringkat enam dan kehilangan momentum untuk mengejar tim-tim di atasnya.

Susunan pemain yang tampil

Persija menurunkan Eduardo di bawah mistar, dengan Tubarao, Ridho, Ricardo, dan Pamungkas di lini belakang. Lini tengah dan depan diisi Sousa, Fabio, Allano, Hannan, Maxwell, serta Eksel Runtukahu.

Persebaya bermain dengan Andhika sebagai penjaga gawang, lalu Catur, Mitrevski, Lelis, dan Jefferson di sektor belakang. Mereka juga menurunkan Rajckovic, Toni, Rivera, Perovic, Ardiansyah, dan Matos untuk mencari gol balasan yang tak kunjung datang.

Hasil ini mempertegas bahwa Persija masih punya daya saing tinggi saat menghadapi tim besar di liga. Dengan performa efisien seperti ini, Macan Kemayoran tetap menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan posisi terbaik hingga akhir musim.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id
Exit mobile version