Como Menantang Inter di Kandang Sendiri, Ujian Berat Calon Juara dan H2H yang Berat untuk Tuan Rumah

Como 1907 akan menghadapi ujian paling berat saat menjamu Inter Milan pada pekan ke-32 Serie A 2025/2026 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Senin (13/4) dini hari WIB. Laga ini menjadi sorotan karena mempertemukan tim kuda hitam yang sedang panas dengan pemuncak klasemen yang hampir pasti menuju scudetto.

Situasi kedua tim membuat duel ini punya bobot yang lebih besar dari sekadar tiga poin. Como membawa modal lima kemenangan beruntun, sedangkan Inter datang dengan keunggulan tujuh poin di puncak klasemen dan momentum kuat setelah menang 5-2 atas AS Roma.

Como datang dengan kepercayaan diri tinggi

Performa Como sepanjang 2026 mencuri perhatian banyak pengamat Serie A. Tim asuhan Cesc Fabregas tampil berani, terorganisasi, dan cukup konsisten untuk ikut bersaing dalam perebutan tiket Eropa.

Catatan positif itu membuat Como tidak datang ke laga ini sebagai pelengkap. Mereka punya motivasi besar untuk menghentikan laju Inter sekaligus menjaga peluang tetap berada di jalur kompetisi Eropa musim depan.

Namun, lawan yang mereka hadapi berada di level berbeda. Inter bukan hanya unggul kualitas skuad, tetapi juga punya pengalaman mengelola tekanan pada fase penentuan musim.

Inter membawa modal mental juara

Inter Milan menatap laga ini dengan status favorit yang sulit dibantah. Kemenangan telak atas AS Roma memperlihatkan betapa efektifnya mereka saat berada dalam ritme terbaik.

Lautaro Martinez kembali menjadi pembeda setelah mencetak dua gol pada laga sebelumnya. Kehadirannya membuat lini depan Nerazzurri semakin tajam, apalagi Marcus Thuram dan Hakan Calhanoglu juga tampil konsisten sepanjang musim.

Dengan koleksi lebih dari 70 poin, sejarah Serie A sering menunjukkan tim di posisi seperti Inter hampir selalu mampu menutup persaingan dengan gelar. Itulah sebabnya duel di Como terasa penting, karena satu kemenangan lagi bisa semakin mendekatkan mereka ke trofi juara.

Rekor pertemuan mengarah ke Inter

Catatan head to head juga tidak berpihak pada tuan rumah. Como belum mampu mengalahkan Inter dalam tiga pertemuan terakhir di liga, dan dominasi tim tamu terlihat sangat jelas dalam beberapa musim terakhir.

Kemenangan terakhir Como atas Inter di kandang sendiri bahkan terjadi pada Desember 1985. Data itu menegaskan betapa panjangnya jarak historis antara kedua tim dalam duel resmi.

Berikut rekor empat pertemuan terakhir Como vs Inter:

  1. Como 0-0 Inter (Coppa Italia 2025/26)
  2. Inter 4-0 Como (Serie A 2025/26)
  3. Como 0-2 Inter (Serie A 2024/25)
  4. Inter 2-0 Como (Serie A 2024/25)

Hasil-hasil tersebut menunjukkan Como sering kesulitan menemukan celah saat menghadapi struktur permainan Inter yang rapi. Meski begitu, hasil imbang di Coppa Italia memberi sinyal bahwa Como tetap mampu merepotkan jika tampil disiplin sejak awal.

Duel taktik Fabregas dan Chivu jadi perhatian

Pertandingan ini juga menarik dari sisi strategi karena mempertemukan dua pelatih dengan pendekatan yang berbeda. Cesc Fabregas membangun Como dengan gaya bermain progresif dan menyerang, sedangkan Cristian Chivu berupaya menjaga keseimbangan tim yang tengah berburu gelar.

Fabregas masih mencari formula terbaik untuk menaklukkan tim besar tanpa kehilangan identitas permainan terbuka. Masalahnya, pendekatan seperti itu bisa menjadi risiko besar ketika menghadapi Inter yang sangat efisien dalam memanfaatkan ruang.

Inter kemungkinan tidak akan memberi banyak kesempatan bagi Como untuk menguasai tempo terlalu lama. Jika transisi menyerang berjalan mulus, tim tamu bisa mengubah tekanan tuan rumah menjadi peluang emas dalam waktu singkat.

Pemain kunci yang bisa menentukan arah laga

Como akan sangat bergantung pada kreativitas Nico Paz serta ketajaman Douvikas di lini depan. Keduanya menjadi tumpuan utama dalam menjaga ancaman serangan Como tetap hidup sepanjang pertandingan.

Di kubu Inter, Lautaro Martinez jelas jadi nama paling berbahaya setelah kembali menunjukkan ketajamannya. Di belakangnya, kombinasi Hakan Calhanoglu, Barella, dan Thiago? tidak ada; yang tersedia adalah struktur lini tengah Inter yang dipimpin Calhanoglu dan didukung pemain lain untuk menjaga kontrol permainan.

Jika Inter dapat menguasai tengah lapangan, mereka berpeluang besar mengendalikan ritme. Sebaliknya, Como butuh disiplin tinggi dan efektivitas maksimal untuk memanfaatkan setiap peluang yang datang.

Prakiraan susunan pemain

Tabel berikut menggambarkan perkiraan starting XI kedua tim berdasarkan referensi yang tersedia.

Como:
Butez; Smolcic, Carlos, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Baturina; Douvikas

Inter Milan:
Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Martinez, Thuram

Jadwal pertandingan

  1. Senin, 13 April 2026
  2. 01.45 WIB
  3. Como vs Inter
  4. Live Vidio

Prediksi laga

Como punya peluang memberi perlawanan sengit karena tampil di kandang dan sedang berada dalam tren positif. Tapi dalam konteks kualitas skuad, pengalaman, dan ketenangan di laga besar, Inter masih terlihat lebih siap untuk membawa pulang hasil maksimal.

Jika Como ingin mematahkan dominasi itu, mereka harus bermain nyaris sempurna sejak menit pertama. Namun melihat stabilitas Inter musim ini, skor tipis untuk tim tamu masih menjadi skenario yang paling masuk akal, dengan prediksi akhir Como 1-2 Inter.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id
Exit mobile version