Inter Bangkit Dari 0-2, Taklukkan Como 4-3 Dan Makin Dekat Ke Scudetto

Inter Milan selangkah lagi mengunci gelar Scudetto setelah menaklukkan Como dengan skor 4-3 dalam laga dramatis di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Hasil ini membuat Nerazzurri semakin kokoh di puncak klasemen Serie A dan memperlebar jarak dari para pesaing terdekat.

Kemenangan ini juga menegaskan daya tahan Inter dalam situasi sulit. Sempat tertinggal dua gol, tim asuhan Cristian Chivu bangkit lewat respons cepat dan efektivitas serangan di babak kedua.

Jalannya pertandingan berlangsung panas sejak awal

Como tampil agresif di hadapan pendukung sendiri dan langsung memberi tekanan kepada Inter. Alex Valle membuka keunggulan pada menit ke-36, lalu Nico Paz menggandakan skor menjelang turun minum setelah memanfaatkan umpan panjang dari kiper Jean Butez.

Inter sempat terlihat goyah pada babak pertama, tetapi Marcus Thuram menjaga harapan tim tamu tetap hidup. Ia memperkecil kedudukan satu menit setelah gol Paz lewat penyelesaian akurat memanfaatkan umpan silang Nicolo Barella.

Gol Thuram menjadi titik balik penting bagi Inter. Momentum itu membuat laga berubah arah setelah jeda dan memberi ruang bagi Inter untuk mengambil alih kendali permainan.

Inter membalikkan keadaan dengan cepat

Empat menit usai babak kedua dimulai, Marcus Thuram kembali mencetak gol dan menyamakan skor menjadi 2-2. Serangan balik cepat menjadi senjata utama Inter untuk menembus pertahanan Como yang sempat terlihat solid di paruh pertama.

Inter kemudian berbalik unggul pada menit ke-58 melalui tandukan Denzel Dumfries, yang menyambut umpan tendangan bebas Hakan Calhanoglu. Pemain asal Belanda itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-72 setelah menyambar bola liar di depan gawang Como.

Keunggulan 4-2 sempat terlihat cukup aman bagi Inter. Namun, Como belum menyerah dan terus mencari celah untuk kembali menghidupkan pertandingan.

Como tetap memberi perlawanan hingga akhir

Peluang Como untuk mengejar sempat terbuka pada menit ke-89. Lucas Da Cunha sukses mengeksekusi penalti setelah Yoan Bonny melakukan pelanggaran terhadap Nico Paz di kotak terlarang.

Meski begitu, waktu tersisa tidak cukup bagi Como untuk menyamakan kedudukan. Inter mampu menjaga konsentrasi di menit-menit akhir dan memastikan kemenangan tipis 4-3 di laga tandang tersebut.

Berikut ringkasan fakta utama pertandingan dalam format sederhana:

  1. Como unggul 2-0 lewat gol Alex Valle dan Nico Paz.
  2. Marcus Thuram mencetak dua gol untuk menyamakan dan membalikkan momentum.
  3. Denzel Dumfries menambah dua gol pada babak kedua.
  4. Lucas Da Cunha memperkecil kedudukan lewat penalti di menit akhir.
  5. Inter menang 4-3 dan memperlebar jarak di puncak klasemen.

Posisi klasemen makin menguntungkan Inter

Tambahan tiga poin ini membuat Inter mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan. Mereka kini unggul sembilan angka dari Napoli yang berada di posisi kedua, sehingga peluang mengangkat trofi liga semakin besar.

Como sendiri tetap tertahan di peringkat kelima dengan 58 poin. Hasil tersebut juga membuat mereka gagal menyalip Juventus yang ada di posisi keempat, sehingga persaingan untuk zona atas klasemen masih ketat.

Cristian Chivu menilai kemenangan ini lahir dari reaksi tim yang tepat setelah tampil kurang meyakinkan di babak pertama. Ia mengatakan Inter sempat kesulitan, tetapi mampu memperbaiki intensitas permainan dan menunjukkan karakter yang dibutuhkan dalam perebutan gelar.

Di sisi lain, Cesc Fabregas tetap memuji keberanian para pemain Como meski hasil akhir tidak berpihak. Ia menyebut timnya tampil berani dan bekerja dengan baik, tetapi mengakui kesalahan kecil melawan tim seperti Inter sering berujung mahal.

Dengan sisa laga yang semakin menipis, Inter kini berada dalam posisi yang sangat kuat untuk mengamankan Scudetto. Performa comeback melawan Como juga menjadi sinyal bahwa mereka masih memiliki ketenangan dan kualitas untuk menjaga keunggulan di fase penentuan musim.

Terkait