Persija Jakarta meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27 kompetisi sepak bola nasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026). Sorotan utama pertandingan itu jatuh kepada Eksel Runtukahu yang mencetak dua gol dan menjadi penentu dominasi Macan Kemayoran di babak kedua.
Hasil ini memberi dampak penting bagi posisi Persija di klasemen sementara musim 2025/26. Selain mengamankan tiga poin, kemenangan tanpa kebobolan juga memperlihatkan bahwa lini serang dan pertahanan Persija sama-sama tampil efektif saat menghadapi salah satu lawan kuat di kompetisi.
Eksel jadi pembeda di babak kedua
Persija tidak langsung mengunci kemenangan sejak awal, tetapi ritme permainan berubah setelah jeda. Eksel tampil tajam dan memanfaatkan celah yang muncul di pertahanan Persebaya untuk menciptakan dua gol yang mengubur peluang tim tamu.
Gol pembuka Eksel hadir pada menit ke-54 lewat tendangan melengkung setelah memanfaatkan bola liar di area pertahanan lawan. Situasi itu menunjukkan respons cepat striker Persija dalam membaca momentum, sementara koordinasi lini belakang Persebaya tampak belum solid saat mengantisipasi bola kedua.
Gol keduanya datang pada menit ke-76 setelah Eksel menerima umpan akurat dari Allano Lima. Penyelesaian akhirnya terlihat tenang dan terukur, sekaligus menegaskan efektivitas kerja sama antarpemain depan Persija dalam menekan pertahanan lawan.
Catatan statistik Eksel Runtukahu
Penampilan kontra Persebaya juga menambah catatan pribadi Eksel di musim ini. Dua gol tersebut membuat total koleksinya mencapai enam gol sejauh kompetisi berjalan, angka yang memperkuat perannya sebagai opsi penting di lini depan Persija.
Berikut catatan singkat kontribusi Eksel dalam laga tersebut:
- Gol pertama pada menit ke-54 melalui tendangan melengkung.
- Gol kedua pada menit ke-76 setelah menerima assist dari Allano Lima.
- Total gol musim ini bertambah menjadi enam.
- Perannya menjadi pembeda dalam kemenangan Persija 3-0.
Produktivitas seperti ini penting bagi Persija yang membutuhkan konsistensi di fase akhir kompetisi. Dalam pertandingan seperti melawan Persebaya, efisiensi di depan gawang sering menjadi faktor yang membedakan tim pemenang dan tim yang pulang tanpa poin.
Respons Mauricio Souza dan peluang ke Timnas
Performa Eksel tidak hanya menarik perhatian suporter, tetapi juga mendapat apresiasi dari pelatih Persija, Mauricio Souza. Ia menilai Eksel punya kualitas untuk bersaing di level lebih tinggi dan menyebut sang striker layak mendapatkan kesempatan membela negara.
“Menurut saya, dia memang pantas bersaing untuk mendapatkan tempat di Timnas. Dia memiliki potensi yang luar biasa. Selain menjadi manusia yang fantastis,” ujar Mauricio Souza, dikutip dari Medcom. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa kontribusi Eksel tidak hanya dilihat dari jumlah gol, tetapi juga dari etos kerja dan perkembangan permainannya.
Meski demikian, Eksel memilih bersikap tenang saat menanggapi peluang memperkuat skuat Garuda. Ia menempatkan fokus utamanya pada tugas bersama Persija dan berusaha menjaga konsistensi di setiap laga yang tersisa.
“Saya tidak berharap untuk ke situ (Timnas). Tapi saya akan memberikan yang terbaik untuk tim, kalau memang dari Tuhan ada kesempatan buat ke Timnas, saya akan memberikan yang terbaik untuk itu,” kata Eksel Runtukahu. Sikap tersebut menunjukkan bahwa sang striker tidak larut dalam euforia dan tetap menempatkan performa klub sebagai prioritas.
Dampak kemenangan bagi Persija
Kemenangan atas Persebaya memberi sinyal positif bagi Persija dalam persaingan papan atas. Hasil 3-0 di GBK tidak hanya menambah poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang laga-laga berikutnya yang bisa sangat menentukan posisi akhir musim.
Di sisi lain, performa Eksel memberi Persija tambahan opsi ofensif yang semakin berbahaya. Bila ketajaman seperti ini terus berlanjut, Persija berpotensi mendapat keuntungan besar dari striker yang mampu menyelesaikan peluang dalam tekanan dan menjawab kebutuhan tim pada laga-laga penting.
