Timnas Myanmar U-17 sukses membuat kejutan di Grup B Piala AFF U-17 2026 setelah menundukkan Thailand U-17 dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Rabu malam. Kemenangan ini langsung mengangkat Myanmar ke posisi teratas klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan.
Gol tunggal Myanmar dicetak Thi Ha Aung pada menit ke-53 lewat situasi tendangan pojok. Hasil tersebut juga membuat Thailand gagal memanfaatkan laga penting untuk memperbaiki posisi di klasemen, meski mereka tetap menekan sampai akhir pertandingan.
Laga berlangsung ketat sejak awal
Sejak menit pertama, Myanmar dan Thailand sama-sama tampil agresif untuk mencari celah di pertahanan lawan. Thailand mencoba menguasai permainan lewat aliran bola dari lini belakang, sementara Myanmar lebih sering menunggu momen untuk melancarkan serangan balik cepat.
Babak pertama berjalan keras dan minim peluang bersih. Myanmar mencatat tujuh pelanggaran, sedangkan Thailand empat pelanggaran, dengan masing-masing tim hanya mendapatkan satu tendangan sudut dan satu kartu kuning.
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum karena kedua tim sama-sama rapat dalam bertahan. Situasi itu memperlihatkan betapa berharganya satu kesalahan kecil di laga yang berlangsung seimbang tersebut.
Gol bola mati jadi pembeda
Memasuki babak kedua, Myanmar menaikkan intensitas permainan dan memperketat penjagaan di setiap lini. Mereka juga membatasi ruang gerak pemain Thailand sehingga lawan kesulitan mengembangkan serangan dengan nyaman.
Upaya Myanmar membuahkan hasil pada menit ke-53 saat Thi Ha Aung memanfaatkan bola hasil sepak pojok. Bola yang gagal diantisipasi kiper Thailand, Ramet Rattanabut, kemudian disambar Thi Ha Aung menjadi gol penentu kemenangan.
- Gol tercipta pada menit ke-53.
- Sumber gol berasal dari skema tendangan pojok.
- Thi Ha Aung menjadi pencetak gol tunggal.
- Kiper Thailand, Ramet Rattanabut, gagal mengamankan bola.
- Skor akhir bertahan 1-0 untuk Myanmar.
Thailand menekan, Myanmar tetap disiplin
Setelah tertinggal, Thailand menaikkan tempo permainan dan terus menekan lini belakang Myanmar. Mereka berusaha memaksakan gol penyama, tetapi pertahanan Myanmar tampil disiplin dan tetap tenang menghadapi tekanan di menit-menit akhir.
Myanmar tidak hanya bertahan pasif, karena mereka juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik. Cara itu membuat Thailand tidak bisa sepenuhnya fokus menyerang tanpa khawatir terhadap ancaman di area pertahanan mereka sendiri.
Perubahan klasemen Grup B
Kemenangan ini membawa Myanmar mengoleksi empat poin dan duduk di puncak klasemen sementara Grup B. Laos juga memiliki empat poin, tetapi Myanmar unggul selisih gol sehingga berhak menempati posisi pertama.
Thailand turun ke peringkat ketiga dengan tiga poin, sedangkan Filipina masih belum meraih angka dari dua pertandingan. Persaingan di grup ini masih terbuka karena setiap laga berikutnya bisa mengubah susunan klasemen secara signifikan.
Tabel klasemen sementara Grup B:
- Myanmar U-17 — 4 poin
- Laos — 4 poin
- Thailand U-17 — 3 poin
- Filipina — 0 poin
Jadwal laga berikutnya
Piala AFF U-17 2026 masih menyisakan pertandingan lain yang akan menjadi penentu langkah tiap tim di Grup B. Thailand akan menghadapi Laos, sementara Myanmar bertemu Filipina pada hari yang sama.
Rangkaian laga berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 15.30 WIB. Thailand vs Laos akan dimainkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, sedangkan Myanmar vs Filipina berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Kemenangan atas Thailand memberi Myanmar modal penting untuk menjaga peluang lolos dari grup, sekaligus menunjukkan bahwa efektivitas bola mati dan disiplin bertahan bisa menjadi senjata utama dalam persaingan ketat Piala AFF U-17 2026.
Source: www.suara.com