Kabar mundurnya Carlos Alcaraz dari Barcelona Open 2026 menjadi sorotan besar di dunia tenis. Petenis Spanyol itu terpaksa menarik diri setelah mengalami cedera pada pergelangan tangan kanan, meski baru saja menang meyakinkan di laga pembuka.
Keputusan ini langsung memunculkan pertanyaan soal kondisi fisiknya dan dampaknya terhadap persaingan di papan atas ATP. Barcelona Open sejatinya menjadi ajang penting bagi Alcaraz untuk menambah poin dan mengejar posisi nomor satu dunia.
Cedera muncul setelah kemenangan awal
Alcaraz sempat tampil meyakinkan saat mengalahkan petenis kualifikasi Otto Virtanen dengan skor 6-4, 6-2 pada Selasa, 14 April 2026. Namun di akhir set pertama, ia meminta perawatan medis karena merasakan masalah pada lengannya.
Ia masih menyelesaikan pertandingan tanpa terlihat terlalu terganggu. Akan tetapi, setelah evaluasi lanjutan, timnya memutuskan ia tidak bisa melanjutkan turnamen dan mundur sebelum menghadapi Tomas Machac di babak kedua.
Peluang mengejar Jannik Sinner ikut terganggu
Mundurnya Alcaraz tidak hanya berdampak pada jadwal turnamen, tetapi juga pada persaingan ranking dunia. Saat ini, ia tercatat tertinggal 390 poin dari Jannik Sinner di ATP Live Ranking, sehingga Barcelona Open menjadi kesempatan penting untuk memangkas jarak.
Tanpa tambahan poin dari turnamen ini, jalan Alcaraz untuk kembali ke puncak peringkat dunia menjadi lebih berat. Situasi tersebut juga membuat setiap turnamen berikutnya, terutama di rangkaian musim tanah liat, punya nilai yang semakin besar baginya.
Catatan musim ini masih sangat kuat
Sebelum cedera ini muncul, Alcaraz tampil konsisten dengan catatan 22 kemenangan dan hanya 3 kekalahan. Ia juga sudah meraih dua gelar musim ini, termasuk gelar di Australian Open yang melengkapi Career Grand Slam, serta trofi ATP 500 di Doha.
Berikut catatan penting Alcaraz pada musim 2026:
- 22 kemenangan dan 3 kekalahan.
- Juara Australian Open.
- Juara ATP 500 Doha.
- Finalis Monte Carlo Masters.
- Mundur dari Barcelona Open karena cedera pergelangan tangan kanan.
Barcelona Open memang punya arti khusus bagi Alcaraz
Turnamen di Barcelona selama ini menjadi salah satu ajang yang akrab dengan Alcaraz. Ia pernah menjadi juara pada edisi 2022 dan 2023, lalu mencapai final tahun lalu sebelum dikalahkan Holger Rune.
Riwayat itu membuat Barcelona Open bukan sekadar turnamen biasa bagi Alcaraz. Ajang ini juga sering menjadi tolok ukur kebugaran dan performanya di lapangan tanah liat, yang selama ini menjadi salah satu permukaan terbaik untuk permainannya.
Belum ada kepastian lamanya absen
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai seberapa parah cedera yang dialami Alcaraz dan berapa lama ia akan menepi. Situasi ini membuat perhatian tertuju pada pemulihan fisiknya, terutama karena kalender ATP memasuki periode padat di musim tanah liat.
Jika pemulihannya membutuhkan waktu lebih lama, peluang Alcaraz untuk terus menekan Sinner di klasemen sementara juga bisa ikut menyempit. Dalam kondisi seperti ini, kondisi kebugaran akan menjadi faktor yang sama pentingnya dengan performa di lapangan.
