Jalen Green Meledak 36 Poin, Suns Kunci Tiket Playoff dan Tantang Thunder di Putaran Pertama

Phoenix Suns memastikan tiket ke babak playoff Wilayah Barat setelah menaklukkan Golden State Warriors 111-96 dalam laga play-in NBA. Hasil itu mengantar Suns ke unggulan kedelapan dan membuka jalan menuju duel putaran pertama melawan juara bertahan Oklahoma City Thunder.

Kemenangan ini juga menegaskan peran besar Jalen Green, yang tampil sebagai motor utama serangan Suns dengan 36 poin melalui 14 tembakan masuk dari 20 percobaan. Green juga mencatat delapan tembakan tiga angka, angka yang menyamai rekor tertingginya sepanjang karier dan menjadi penanda efisiensi yang sangat tinggi di laga penentuan.

Green tampil tajam di momen paling penting

Green menunjukkan kebangkitan yang mencolok setelah melalui musim reguler yang tidak mudah akibat cedera hamstring. Sepanjang musim ini, ia hanya tampil dalam 32 pertandingan dengan rata-rata 17,8 poin per laga, sehingga kontribusinya pada laga play-in terasa semakin penting bagi Suns.

Guard berusia 24 tahun itu mengaku menikmati performanya sepanjang pertandingan. “It felt good all night,” kata Green usai laga, menegaskan rasa percaya dirinya yang kembali terlihat saat tim membutuhkan poin secara konsisten.

Booker jadi pengatur ritme permainan

Devin Booker juga memberi kontribusi penting, meski tidak menjadi pencetak angka utama. Ia menutup pertandingan dengan 20 poin dan delapan assist, serta berperan besar dalam membuka ruang bagi Green untuk menembak dari luar garis tiga angka.

Green juga menilai kenyamanan bermain bersama Booker ikut membantu penampilannya. “I’m very comfortable playing with Book,” kata Green, menggambarkan hubungan permainan yang makin padu di antara keduanya.

Booker sendiri memuji ketenangan dan efektivitas Green saat tekanan meningkat. “He stepped up to the test,” kata Booker, yang melihat rekan setimnya mampu menjawab tuntutan laga besar dengan performa matang.

Pelatih puji efisiensi serangan Suns

Pelatih kepala Suns, Jordan Ott, menyoroti efisiensi Green sebagai faktor penentu kemenangan. Ia menilai kemampuan Green memecah pertahanan lawan sangat membantu saat ruang bermain menjadi sempit dan pertahanan semakin rapat.

“I thought he was incredibly efficient offensively,” kata Ott, yang juga menekankan sulitnya menghentikan laju Green dalam situasi satu lawan satu. “It’s really hard to stay in front of him,” tambahnya, menyoroti kecepatan dan kelincahan sang guard.

Ott juga mengingat bahwa Green datang ke laga ini dengan modal bagus setelah membukukan 35 poin dalam partai play-in sebelumnya melawan Portland Trail Blazers. Menurutnya, dua penampilan beruntun itu menunjukkan Suns memiliki opsi serangan yang bisa diandalkan saat pertandingan berintensitas tinggi.

Suns mengandalkan kemampuan menciptakan shot sendiri

Dalam situasi playoff, Phoenix tampak ingin memaksimalkan kemampuan Green sebagai pencipta peluang mandiri. Ott menjelaskan bahwa ketika kontak fisik meningkat dan lapangan terasa lebih sempit, tim membutuhkan pemain yang mampu mengambil alih serangan tanpa banyak bantuan.

“Those guys in playoff games, where the physicality ups, the court shrinks, the ability to give the ball to one guy and him create a shot is super helpful. We’re finding those pockets,” kata Ott. Pernyataan itu memperlihatkan bagaimana Suns membangun pendekatan ofensif yang bertumpu pada ketajaman Green dan dukungan Booker.

Dengan kemenangan atas Warriors, Suns kini bersiap menghadapi tantangan lebih berat di putaran pertama melawan Oklahoma City Thunder. Laga tandang Game 1 sudah menanti, dan Phoenix membawa momentum positif dari performa Green yang sedang berada pada level terbaiknya dalam momen paling menentukan.

Terkait