
Persik Kediri meraih kemenangan penting saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Brawijaya, Kediri, pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Macan Putih menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Jon Toral pada babak pertama.
Hasil ini langsung memberi dampak besar bagi Persik di klasemen sementara. Tim asuhan Marcos Reina naik ke peringkat 12 dengan koleksi 33 poin, sedangkan Persita tertahan di posisi ketujuh dengan 41 poin setelah menelan kekalahan ketiga secara beruntun berdasarkan catatan liga.
Gol pembeda dari Jon Toral
Jon Toral menjadi penentu hasil pertandingan setelah mencetak gol pada menit ke-21. Gelandang yang pernah menimba ilmu di akademi Arsenal itu menyelesaikan umpan silang Adrian Luna dengan sundulan yang tak mampu dibendung kiper Persita, Igor Rodrigues.
Gol tersebut lahir dari serangan yang dibangun dengan rapi dari sisi lapangan. Persik memanfaatkan momen terbaiknya pada fase awal laga untuk mengambil keunggulan lebih dulu dan mempertahankannya sampai akhir.
Persita memberikan perlawanan ketat
Sejak awal pertandingan, kedua tim sama-sama menciptakan peluang. Persita tidak tinggal diam dan beberapa kali mengancam melalui Rayco Rodriguez serta Pablo Ganet, namun penyelesaian akhir masih belum efektif.
Kiper Persik, Leo Navacchio, tampil solid dengan sejumlah penyelamatan penting. Performa Navacchio membuat Persita sulit menyamakan kedudukan meski tekanan terus datang hingga menjelang turun minum.
Babak kedua berlangsung lebih terbuka
Selepas jeda, Persik mencoba menambah keunggulan melalui tekanan yang lebih agresif. Ernesto Gomez sempat mendapat peluang, tetapi arah tembakannya melambung di atas mistar.
Persita kemudian meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Hokky Caraka dan Rayco Rodriguez sama-sama memperoleh kesempatan emas, tetapi upaya mereka gagal menghasilkan gol karena penyelesaian akhir kurang maksimal.
Lini belakang Persik tampil disiplin
Keunggulan 1-0 itu akhirnya bertahan sampai peluit panjang dibunyikan. Persik menunjukkan pertahanan yang disiplin, terutama saat menghadapi tekanan bertubi-tubi dari tim tamu pada menit-menit akhir laga.
Kemenangan ini juga memutus tren negatif Persik yang sebelumnya gagal meraih poin penuh dalam tiga pertandingan beruntun. Di sisi lain, Persita harus menerima kenyataan pahit karena catatan buruk mereka berlanjut meski secara permainan masih mampu memberikan ancaman.
Susunan pemain
Persik Kediri tampil dengan formasi 4-4-2 dan menurunkan Leo Navacchio di bawah mistar. Lini belakang diisi Hamra Hehanussa, I Gusti Made Rendy, Muhamad Firli, dan Vava Mario, sementara sektor tengah diisi Adrian Luna, Imanol Garcia, Jon Toral, dan Telmo Castanheira.
Di lini depan, Persik menempatkan Ernesto Gomez Munoz dan Jose Enrique Rodriguez sebagai tumpuan serangan. Persita Tangerang menggunakan formasi 4-3-3 dengan Igor Rodrigues sebagai penjaga gawang, serta barisan depan yang diisi Nur Hardianto, Hokky Caraka, dan Rayco Rodriguez.
Dengan tambahan tiga poin ini, Persik memperbaiki situasi mereka di papan klasemen dan menjaga jarak dari zona degradasi. Persita tetap berada di jalur persaingan papan atas sementara, tetapi tekanan mulai meningkat setelah rentetan hasil minor yang belum terputus.









