Penalti Lima Detik Hancurkan Podium Sean Gelael, Dari P3 Terlempar ke P5

Sean Gelael sempat berada di jalur yang tepat untuk membawa pulang hasil besar di kelas LMGT3 FIA WEC putaran Imola. Namun, penalti lima detik akibat pelanggaran saat pit stop membuat peluang podium itu hilang dan Team WRT 32 akhirnya finis di posisi lima.

Balapan 6 Hours of Imola yang berlangsung di Sirkuit Imola, Italia, pada hari Minggu itu awalnya berjalan positif bagi Sean, Darren Leung, dan Augusto Farfus. Darren memulai lomba dengan cukup stabil dari posisi P5, lalu menyerahkan mobil BMW nomor 32 kepada Sean setelah dua stint.

Peluang podium yang sempat terbuka

Sean kemudian memperbaiki posisi mobil secara bertahap. Ia naik dari P7 ke P6, lalu P5, dan sempat menembus P3 sehingga tim tampak berada di jalur podium.

Situasi berubah setelah pit stop Team WRT 32 dinyatakan melanggar aturan karena mobil dilepas terlalu dini. Pelepasan itu mengganggu mobil Proton Competition 88 yang harus menahan laju untuk menghindari insiden di pit lane.

Pelanggaran tersebut berujung pada penalti lima detik yang harus dijalani pada pit stop berikutnya. Di kelas LMGT3, margin antar mobil sangat rapat, sehingga hukuman singkat itu langsung berdampak besar pada posisi lomba.

Posisi melorot setelah penalti dijalankan

Setelah penalti dijalankan, posisi Team WRT 32 anjlok dan tim terlempar dari 10 besar. Sean dan Augusto kemudian bekerja keras untuk mengejar kembali posisi yang hilang di tengah persaingan ketat.

Hujan kecil sempat turun dan menambah tantangan di lintasan. Namun, Augusto Farfus tetap mampu menjaga ritme dan membawa mobil kembali masuk ke jajaran sepuluh besar.

Pebalap asal Brasil itu kemudian naik ke P8 sebelum menyalip Logan Sargeant untuk merebut P7. Setelah itu, ia masih berhasil menambah dua posisi lagi untuk mengamankan hasil akhir terbaik yang masih mungkin diraih tim.

Hasil maksimal di tengah situasi sulit

Dengan kondisi balapan seperti itu, finis P5 menjadi pencapaian akhir Team WRT 32 di Imola. Hasil tersebut tetap memberi poin penting, meski peluang naik podium sempat terbuka lebar sebelum penalti mengubah jalannya lomba.

“Itu adalah usaha terbaik kami. Tak lupa kami ikut senang karena mobil Team WRT satu lagi jadi pemenang. Selamat!” ujar Sean, yang juga menjabat Brand Ambassador Pertamax Turbo.

Di sisi lain, Team WRT 69 berhasil menjadi pemenang kelas LMGT3 di Imola. Pada kelas Hypercar, Toyota juga sukses menggagalkan Ferrari untuk meraih kemenangan di kandang sendiri.

Putaran berikutnya FIA WEC dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, pada 9 Mei. Sean tampil di ajang FIA WEC dengan dukungan KFC Indonesia, Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, Telkomsel, dan Bank Aladin Syariah.

Source: www.medcom.id
Terkait