Gacor Gamaroni Selamatkan PSPS Dari Ancaman Degradasi, Persekat Tegal Tertunduk 4-2 di Pekanbaru

PSPS Pekanbaru memastikan langkah mereka tetap aman di Liga 2 musim depan setelah menundukkan Persekat Tegal dengan skor 4-2 di Stadion Kaharuddin Nasution. Hasil ini datang pada laga pekan ke-25 Championship Liga 2 2025/2026 dan memberi tiga poin penting bagi tim tuan rumah.

Kemenangan tersebut juga menegaskan performa agresif PSPS sepanjang pertandingan. Askar Bertuah tampil efektif saat memanfaatkan peluang, sementara Persekat Tegal beberapa kali memberi perlawanan lewat gol Sylvain Justin Atieda.

PSPS langsung menekan sejak awal

PSPS membuka keunggulan melalui Asir Aziz pada menit ke-19 setelah menerima umpan dari Viery Donny Ariyanto. Gol itu menjadi pemicu ritme serangan tuan rumah yang terus menekan pertahanan Persekat.

Keunggulan PSPS memang sempat berkurang setelah Sylvain Justin Atieda menyamakan keadaan pada menit ke-28. Namun, respons cepat PSPS membuat laga kembali berpihak kepada tuan rumah.

Antonio Augusto Gamaroni lalu mencetak gol pada menit ke-31 melalui sepakan keras yang mengubah skor menjadi 2-1. Gol itu menegaskan efisiensi serangan PSPS yang mampu menuntaskan peluang dengan cepat.

Gamaroni jadi pembeda di babak kedua

Memasuki babak kedua, PSPS tidak mengendurkan tekanan. Gamaroni kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52 setelah memaksimalkan umpan Douglas Cruz.

Empat menit berselang, Gamaroni melengkapi hattrick-nya lewat sundulan tajam hasil operan silang Rafly Selang. Tiga gol dari Gamaroni menjadi faktor utama yang membuat PSPS unggul jauh dan menjaga kendali pertandingan.

Persekat Tegal tetap berupaya mencari celah untuk kembali bangkit. Sylvain Justin Atieda sempat menipiskan ketertinggalan lewat gol keduanya pada menit ke-58, tetapi peluang tim tamu untuk mengejar skor tidak berkembang lebih jauh.

Aji Santoso apresiasi kerja tim

Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menilai kemenangan ini sangat krusial karena berkaitan langsung dengan target bertahan di Liga 2. Ia juga menekankan bahwa hasil positif membuat dua laga sisa tidak lagi menjadi ancaman besar bagi timnya.

“Pertandingan hari ini sangat penting. Kemenangan ini memastikan PSPS Pekanbaru tetap bertahan di Liga 2 musim depan. Kalau tidak menang, dua laga sisa akan semakin berat,” ujar Aji Santoso. Ia menambahkan bahwa para pemain tampil bagus dan gol tercipta lewat skema yang terorganisasi.

Pernyataan Aji sejalan dengan cara PSPS mengontrol pertandingan dari awal hingga akhir. Tim tampil efektif dalam transisi serangan dan menjaga intensitas ketika Persekat mencoba balik menekan.

Posisi klasemen makin aman

Tambahan tiga poin membuat PSPS Pekanbaru mengoleksi 34 poin dan berada di peringkat ketujuh klasemen sementara. Situasi ini membuat mereka lebih tenang menghadapi sisa dua pertandingan musim ini.

Bagi PSPS, kemenangan atas Persekat bukan hanya soal skor besar di kandang sendiri. Hasil tersebut juga menjadi penegasan bahwa kerja kolektif tim mulai memberi dampak pada fase penting kompetisi.

Di sisi lain, Persekat Tegal harus menerima kenyataan bahwa dua gol yang mereka cetak belum cukup untuk mengimbangi dominasi tuan rumah. PSPS menutup laga dengan kontrol permainan yang solid dan produktivitas tinggi, terutama lewat kontribusi besar Gamaroni yang menjadi penentu hasil akhir di Stadion Kaharuddin Nasution.

Terkait