Ferdi Kadioglu langsung memberi Brighton & Hove Albion awal yang ideal saat menghadapi Chelsea di Amex Stadium. Gelandang asal Turki itu mencetak gol pada menit ketiga melalui tendangan voli kaki kanan setelah memanfaatkan bola liar dari situasi sepak pojok Pascal Gross.
Gol tersebut menjadi sorotan utama karena sekaligus menandai torehan perdana Kadioglu bersama Brighton pada musim ini. Brighton pun segera memperoleh momentum dalam laga pekan ke-34 Premier League yang sejak awal memang terasa penting bagi kedua tim.
Brighton datang dengan kepercayaan diri tinggi
Brighton memasuki pertandingan ini dengan modal yang cukup kuat dari empat laga terakhir. Mereka meraih 10 poin dari 12 poin maksimal, sebuah catatan yang menunjukkan konsistensi permainan tim asuhan Fabian Hurzeler.
Situasi itu membuat tuan rumah tampil agresif sejak menit awal. Brighton tidak menunggu terlalu lama untuk menekan Chelsea, karena mereka juga memburu posisi keenam klasemen sementara yang saat itu ditempati tim tamu.
Chelsea kehilangan tumpuan utama
Chelsea justru datang ke Amex Stadium dalam situasi yang kurang meyakinkan. Berdasarkan laporan yang dikutip dari samsunsporluyuz.com, The Blues menelan empat kekalahan beruntun tanpa sekalipun mencetak gol.
Masalah Chelsea bertambah karena Cole Palmer tidak masuk daftar skuad untuk laga ini. Selain itu, Estevao Willian juga absen akibat cedera hamstring, sehingga pelatih harus menyesuaikan komposisi tim sejak awal.
Absennya sejumlah pemain penting membuat Chelsea merombak susunan start. Trevoh Chalobah dan Romeo Lavia dipercaya tampil sejak menit pertama untuk menjaga keseimbangan permainan tim.
Hurzeler melakukan rotasi yang terukur
Fabian Hurzeler juga tidak mempertahankan komposisi yang sama seperti saat menghadapi Tottenham. Ia melakukan tiga perubahan pada susunan pemain utama, dengan memasukkan Kaoru Mitoma, Georginio Rutter, dan Carlos Baleba ke dalam starting eleven.
Keputusan itu memberi Brighton tenaga baru di lini depan dan lini tengah. Sementara itu, kapten Lewis Dunk belum langsung turun sebagai starter karena baru selesai menjalani hukuman larangan bertanding.
Susunan yang diturunkan Brighton memperlihatkan keseriusan untuk menguasai pertandingan sejak awal. Bart Verbruggen berdiri di bawah mistar, dengan Jan Paul van Hecke, Olivier Boscagli, dan Jack Hinshelwood di lini belakang.
Dominasi Brighton atas Chelsea semakin terlihat
Catatan pertemuan kedua tim juga mendukung optimisme Brighton. The Seagulls disebut telah memenangi dua pertemuan terakhir mereka di Liga Inggris atas Chelsea.
Tidak hanya itu, Brighton juga mampu mencetak setidaknya dua gol dalam enam dari tujuh laga terakhir melawan The Blues. Data tersebut memperlihatkan bahwa Chelsea memang kerap kesulitan saat berhadapan dengan Brighton dalam periode terbaru.
Di sisi lain, laga tengah pekan juga menyimpan pola yang tidak menguntungkan bagi Chelsea. Berdasarkan data historis yang disebut dalam laporan, Chelsea hanya memenangi tiga dari 14 pertandingan Premier League terakhir yang dimainkan pada hari Selasa.
Catatan itu semakin menekan tim tamu yang sudah datang dengan performa buruk. Dalam laga tandang pada hari Selasa, Chelsea juga kerap kebobolan dua gol atau lebih, sehingga tekanan di Amex Stadium terasa sejak awal.
Susunan pemain menegaskan arah pertandingan
Di lini tengah Brighton, Carlos Baleba bermain bersama Mats Wieffer, Pascal Gross, dan Ferdi Kadioglu. Kombinasi itu memperlihatkan keseimbangan antara energi, kontrol bola, dan dukungan serangan dari sisi kedua sayap.
Brighton juga menurunkan Trio depan Kaoru Mitoma, Georginio Rutter, dan Yankuba Minteh untuk memperkuat ancaman ke pertahanan Chelsea. Di kubu lawan, Robert Sanchez berdiri di bawah mistar, sementara lini tengah diisi Moises Caicedo, Romeo Lavia, dan Enzo Fernandez.
Chelsea coba membangun serangan lewat Pedro Neto dan Liam Delap di lini depan. Namun, gol cepat Kadioglu sudah memberi Brighton kendali psikologis sejak laga baru berjalan beberapa menit, dan tuan rumah pun berada dalam posisi yang lebih nyaman untuk mengatur ritme permainan.







