
Liverpool mulai menyusun ulang kebutuhan lini depan untuk bursa transfer musim panas setelah kehilangan Mohamed Salah dipastikan terjadi pada akhir musim ini. Di saat yang sama, kapten West Ham United, Jarrod Bowen, muncul sebagai salah satu nama yang masuk radar utama The Reds.
Perburuan itu berjalan di tengah situasi skuad Arne Slot yang ikut terganggu oleh cedera panjang Hugo Ekitike. Penyerang tersebut mengalami cedera achilles dan diperkirakan tidak bisa kembali memperkuat tim setidaknya hingga awal tahun depan.
Liverpool butuh solusi cepat di lini serang
Kondisi itu membuat Liverpool menghadapi kekosongan besar di sektor ofensif. Salah pergi, sementara Ekitike absen lama, dan keduanya telah menyumbang lebih dari 25 gol untuk klub sepanjang musim ini.
Tekanan untuk mencari penyerang baru pun meningkat karena Liverpool ingin menjaga daya saing di kompetisi domestik maupun Eropa. Dalam situasi seperti itu, nama Bowen dinilai masuk akal karena sudah terbukti di Premier League dan memahami intensitas liga Inggris.
Menurut laporan yang dikutip Detik Sport, Liverpool memang memetakan sejumlah kandidat penyerang untuk musim panas mendatang. Fokus pencarian itu disebut mengarah ke pemain-pemain yang tampil menonjol di kompetisi domestik, terutama mereka yang berada di klub dengan situasi tidak stabil.
Bowen jadi opsi utama dari West Ham
Jarrod Bowen menonjol karena statusnya sebagai kapten West Ham dan kontribusinya yang konsisten. Musim ini, ia sudah mencatat delapan gol dan delapan assist dari 32 pertandingan, angka yang menegaskan perannya sebagai pemain paling produktif di skuad The Hammers.
Performa tersebut juga menjaga posisinya di level internasional karena Bowen tetap dipercaya masuk skuad Timnas Inggris. Reputasi itu membuat namanya wajar disebut sebagai salah satu aset paling berharga milik West Ham saat ini.
Ketertarikan Liverpool pada Bowen juga tidak lepas dari situasi West Ham yang sedang terpuruk di klasemen. Klub London itu tertahan di posisi ke-17 Liga Inggris dan hanya unggul dua poin dari Tottenham Hotspur di peringkat ke-18.
Ancaman degradasi ikut memengaruhi peluang transfer
Dengan sisa lima pertandingan, West Ham masih berada dalam bayang-bayang degradasi. Jika mereka terlempar dari Premier League, klub diperkirakan harus menjual sejumlah pemain kunci untuk menyeimbangkan neraca keuangan karena kehilangan pemasukan besar dari hak siar.
Kondisi tersebut sering kali membuka peluang bagi klub besar untuk mendekati pemain inti lawan. Liverpool disebut memantau situasi itu dengan cermat, terutama karena kebutuhan mereka terhadap penyerang baru tergolong mendesak.
Namun, transfer Bowen tidak akan berjalan mudah. West Ham diyakini tidak akan melepas kaptennya dengan harga murah, terlebih kontraknya baru diperbarui pada 2023.
Dua hambatan besar untuk Liverpool
Faktor usia menjadi pertimbangan lain dalam rencana Liverpool. Bowen akan berusia 30 tahun pada Desember mendatang, dan profil seperti itu biasanya tidak terlalu cocok dengan pola investasi jangka panjang klub.
Meski begitu, Bowen tetap bisa dipandang sebagai opsi jangka pendek yang relevan. Kontrak berdurasi dua hingga tiga tahun dapat menjadi jalur masuk yang realistis apabila Liverpool ingin segera menutup celah yang ditinggalkan Salah dan Ekitike.
Situasi ini menempatkan Bowen di persimpangan penting, karena performanya di West Ham justru meningkat ketika minat dari klub besar mulai terbentuk. Jika Liverpool serius bergerak pada musim panas, negosiasi dengan West Ham diperkirakan akan menjadi salah satu cerita transfer yang paling menarik untuk diikuti.









