Janice Tjen akan memulai debutnya di WTA 1000 Madrid Open 2026 dengan langsung turun di dua nomor. Petenis Indonesia itu tampil di tunggal dan gandeng Aldila Sutjiadi pada sektor ganda, sehingga perhatian publik tenis nasional tertuju ke penampilan perdananya di turnamen tanah liat elite tersebut.
Di nomor ganda, pasangan Indonesia itu langsung mendapat lawan berat. Janice dan Aldila dijadwalkan menghadapi duet Ukraina-Denmark, Marta Kostyuk/Clara Tauson, pada babak pertama Madrid Open 2026.
Debut tanah liat yang sempat tertunda
Janice sebenarnya hendak membuka musim tanah liat lebih awal lewat Rouen Open pekan lalu. Namun, ia harus mundur dari turnamen WTA 250 itu karena cedera seusai membela Indonesia di Piala Billie Jean King (BJK) di India.
Kondisi itu membuat debutnya di Madrid menjadi momen penting. Selain menandai penampilan awal di ajang besar tanah liat musim ini, turnamen tersebut juga memberi kesempatan bagi Janice untuk kembali menemukan ritme setelah serangkaian hasil yang belum stabil.
Perubahan lawan di nomor tunggal
Di nomor tunggal, Janice semula dijadwalkan bertemu unggulan ke-33 asal Yunani, Maria Sakkari. Akan tetapi, laga itu batal karena Sakkari naik menjadi unggulan setelah Ekaterina Alexandrova mundur akibat cedera.
Perubahan tersebut membuat Janice kini akan menghadapi petenis Rusia Alina Charaeva yang berada di peringkat 129 WTA. Pertandingan pembuka itu akan berlangsung di stadion tenis La Caja Magica, markas utama Madrid Open.
Performa terakhir Janice sebelum Madrid
Janice datang ke Madrid dengan catatan yang belum sepenuhnya meyakinkan di empat turnamen terakhir. Setelah tampil positif pada rangkaian turnamen di kawasan Timur Tengah, hasilnya belum berlanjut dalam beberapa ajang berikutnya.
Petenis kelahiran Jakarta itu sempat menembus 40 besar dunia setelah tampil baik di Abu Dhabi Open, Qatar Open, dan Dubai Championship. Namun, sejak memasuki persiapan menuju “Sunshine Double”, ia belum mencatat kemenangan.
Di WTA 500 Merida Open di Meksiko, Janice tersingkir pada babak pertama. Ia kemudian kembali terhenti pada babak pertama WTA 1000 Indian Wells dan Miami Open, sebelum juga belum mampu menang di WTA 500 Charleston Open.
Modal dari tim Indonesia di Piala BJK
Meski hasil individu sempat menurun, Janice tetap menunjukkan kontribusi penting bersama tim Indonesia. Dalam laga Piala Billie Jean King Grup I Asia Oceania di New Delhi, ia tampil baik dan membantu Merah Putih lolos ke play-off qualifier pada April 2026.
Kinerja itu menjadi salah satu modal paling relevan jelang Madrid Open, terutama karena Janice kini kembali berduet dengan Aldila Sutjiadi, salah satu pemain ganda paling berpengalaman dari Indonesia. Kombinasi keduanya di Madrid akan menjadi ujian awal untuk melihat sejauh mana mereka bisa bersaing di level WTA 1000.
Source: bola.bisnis.com






