Putri Kusuma Wardani harus menelan kekalahan pada partai pembuka babak grup Piala Uber 2026 saat Indonesia menghadapi Kanada di Horsens. Ia takluk dari Michelle Li lewat laga rubber game dengan skor 21-16, 11-21, dan 16-21.
Hasil itu membuat Indonesia tertinggal lebih dulu di laga penting tersebut. Putri juga mengakui penampilannya belum sesuai harapan, terutama pada game kedua saat ia merasa banyak melakukan kesalahan sendiri.
Putri Akui Performa Tidak Stabil
Putri menyebut permainan pada gim kedua berjalan terlalu buruk. Ia menilai dirinya terlambat mengubah pola saat tekanan dari Michelle Li mulai meningkat.
Pemain tunggal putri Indonesia itu juga melihat lawannya tampil lebih cepat membaca situasi. Michelle disebut mampu menyesuaikan tempo dan mengubah pola permainan sesuai kondisi lapangan.
Michelle Li Manfaatkan Kecepatan dan Serangan Depan
Dalam pengakuannya, Putri menyoroti perubahan tempo yang dilakukan Michelle. Ia menyebut bola di arena terasa lebih kencang dari biasanya, dan lawannya memanfaatkan kondisi itu dengan baik.
“Michelle mengubah tempo pola karena memang di sini posisi bola jauh lebih kencang dari pertandingannya yang biasa kita bermain. Itu juga salah satu yang Michelle banyak mengambil poin dengan banyak dari depan lalu menyerang dengan sangat baik, sementara defense saya banyak ngambang dan tidak enak,” ujar Putri.
Kelemahan itu membuat Putri sulit keluar dari tekanan sepanjang pertandingan. Ia beberapa kali terlihat kesulitan menjaga ritme saat Michelle mulai dominan di area depan.
Gugup di Laga Pembuka
Selain faktor teknis, Putri juga mengakui adanya rasa gugup dan tegang karena tampil sebagai wakil pertama Indonesia. Situasi itu disebut ikut memengaruhi ketenangannya saat mengambil keputusan di lapangan.
“Rasa gugup dan tegang pasti ada tapi saya coba melupakannya, bermain tadi juga sebenarnya happy karena nggak mau jadi beban di partai pembuka tapi saya belum bisa untuk buktikan dan menyumbang poin,” pungkasnya.
Kekalahan Putri membuat Indonesia harus segera merespons pada partai berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari Kanada. Fokus tim kini tertuju pada upaya memperbaiki start setelah hasil buruk di nomor pembuka.
