Indonesia menundukkan Thailand 3-2 pada fase grup Thomas Cup 2026 setelah tertinggal dua kali dalam duel yang berlangsung di Horsens, Denmark. Kemenangan ini lahir dari respons cepat para pemain Merah Putih, terutama di sektor ganda putra dan tunggal penentu.
Laga berjalan dalam tekanan tinggi sejak partai pembuka. Indonesia sempat kehilangan momentum setelah Jonatan Christie tumbang dari Kunlavut Vitidsarn dalam pertarungan tiga gim yang ketat, meski Jonatan sempat berada di posisi unggul pada gim penentuan.
Jonatan Gagal Amankan Poin Awal
Jonatan harus mengakui keunggulan Kunlavut setelah laga yang berlangsung sengit hingga akhir. Dalam keterangan resmi PBSI, Jonatan menyebut dirinya sudah unggul 20-17, tetapi lawan mampu membalikkan keadaan saat bola tanggung tidak berhasil dimaksimalkan.
Ia juga menyesalkan masalah pada poin 20-19 ketika raketnya putus. “Mohon maaf belum bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia hari ini,” ujarnya melalui rilis resmi PBSI.
Thailand lalu menambah tekanan lewat Panitchaphon Teeraratsakul yang mengalahkan Alwi Farhan pada partai tunggal berikutnya. Situasi itu membuat Indonesia berada dalam posisi sulit karena tertinggal 0-2 sebelum nomor ganda putra turun bertanding.
Ganda Putra Jadi Penopang Comeback
Kebangkitan Indonesia dimulai dari sektor ganda putra. Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani berhasil memperkecil ketertinggalan lewat kemenangan atas Chaloempoen Charoenkitamorn dan Worrapol Thongsa-nga.
Momentum itu berlanjut saat Fajar Alfian dan Nikolaus Joaquin tampil dramatis pada partai ganda kedua. Mereka kalah pada gim pertama, lalu bangkit dan memaksa laga berjalan sampai deuce di gim penentuan sebelum menang 25-23.
Kemenangan Fajar/Joaquin menjadi titik penting karena menjaga peluang Indonesia tetap terbuka. Di tengah tekanan besar, pasangan ini menunjukkan ketenangan saat duel memasuki fase paling krusial.
Ubed Menutup Laga dengan Tenang
Partai kelima akhirnya menjadi penentu, dan Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed mendapat tugas akhir untuk memastikan hasil. Meski menjalani debut di Piala Thomas, tunggal muda itu tampil tanpa beban dan menunjukkan kontrol permainan yang rapi.
Ubed mengalahkan Tanawat Yimjit dalam dua gim langsung untuk mengunci kemenangan Indonesia. Hasil tersebut menegaskan bahwa tim Merah Putih mampu bertahan dalam situasi terjepit dan membalikkan tekanan menjadi kemenangan.
Secara keseluruhan, duel lawan Thailand memperlihatkan kekuatan mental tim Indonesia saat menghadapi format beregu. Selain menjaga konsentrasi di tengah perubahan skor, para pemain juga berhasil mengubah arah pertandingan melalui kontribusi beruntun dari sektor ganda dan penampilan tenang Ubed di partai penutup.
Berikut hasil lengkap laga Indonesia kontra Thailand di Grup D Thomas Cup 2026:
- MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22
- MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18
- MS2: Alwi Farhan vs Panitchaphon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21
- MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23
- MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12
Dengan hasil 3-2 ini, Indonesia membuktikan daya tahan tim saat menghadapi laga grup yang berjalan ketat, dan kemenangan tersebut ditentukan oleh kontribusi kolektif yang datang pada momen paling penting.
Source: www.viva.co.id






