FIFA resmi membuka penjualan tiket menit terakhir untuk Piala Dunia 2026 saat stok tiket utama mulai menipis. Fase ini dibuka dengan sistem siapa cepat dia dapat dan diarahkan ke platform penjualan kembali resmi FIFA agar pembeli memperoleh tiket terverifikasi dengan harga yang sudah diatur otoritas sepak bola dunia.
Langkah ini menjadi perhatian besar karena turnamen tersebut akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan total 104 pertandingan selama 34 hari. Dari fase undian sebelumnya, lebih dari 500 juta permintaan tiket telah diproses, menunjukkan besarnya minat publik terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
Harga tiket dari babak awal hingga final
Bagi penggemar yang masih ingin berburu tiket, FIFA sudah menetapkan kisaran harga untuk setiap babak pertandingan. Untuk babak grup pertandingan negara non-tuan rumah, harga tiket dimulai dari 60 dolar AS hingga 620 dolar AS.
Sementara itu, tiket babak grup untuk pertandingan yang melibatkan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dibanderol lebih tinggi, yakni mulai 75 dolar AS sampai 2.735 dolar AS. Perbedaan harga ini menunjukkan tingginya permintaan untuk laga yang melibatkan negara tuan rumah.
Pada fase gugur, harga juga meningkat seiring naiknya tensi kompetisi. Tiket babak 32 besar dibuka dari 105 dolar AS hingga 750 dolar AS, sedangkan babak 16 besar berada di kisaran 170 dolar AS sampai 980 dolar AS.
Kisaran harga tiket pertandingan penting
Perempat final ditawarkan mulai 275 dolar AS hingga 1.775 dolar AS. Untuk semifinal, harga bergerak dari 420 dolar AS sampai 3.295 dolar AS.
Puncaknya ada di partai final, yang menjadi tiket paling mahal dalam daftar resmi FIFA. Harganya berada di rentang 2.030 dolar AS hingga 7.875 dolar AS.
Kenaikan harga di fase akhir itu wajar karena setiap pertandingan memiliki nilai kompetitif dan komersial yang lebih tinggi. Namun, FIFA tetap menegaskan penggunaan kanal resmi agar pembelian berlangsung aman dan tiket yang diterima dapat diverifikasi.
Akses penonton lewat zona penggemar gratis
Di tengah harga tiket yang tinggi, otoritas lokal juga mulai menyiapkan alternatif agar masyarakat tetap bisa menikmati atmosfer turnamen. Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengumumkan penyediaan zona penggemar gratis di USTA Billie Jean King National Tennis Center yang mampu menampung hingga 10 ribu orang.
Mamdani menyebut kebijakan itu diambil karena olahraga dunia seharusnya bisa dinikmati semua kalangan. Pemerintah Kota New York juga menyiapkan empat lokasi zona penggemar lain di Manhattan, Bronx, Brooklyn, dan Staten Island.
Ia menegaskan komitmen agar turnamen ini tidak hanya menjadi ajang bagi penonton dengan daya beli tinggi. Menurutnya, sepak bola lahir dari kelas pekerja, sehingga akses publik perlu tetap dijaga di tengah harga tiket resmi yang dinilai sangat mahal.
Persiapan stadion dan infrastruktur
Selain urusan tiket, persiapan venue juga terus berjalan di beberapa kota tuan rumah. Di Houston, Stadion NRG menjalani netralisasi komersial dan kini disebut Houston Stadium selama ajang berlangsung.
Stadion berkapasitas hingga 80.000 kursi itu memiliki atap kinetik yang bisa menutup dalam 7 hingga 10 menit. Fitur ini memberi fleksibilitas untuk mengantisipasi kondisi cuaca selama pertandingan berlangsung.
Dilansir dari Elshinta, Houston Stadium juga memakai rumput Matrix Turf dengan teknologi Helix untuk menjaga kualitas pantulan bola sesuai standar turnamen. Setelah kompetisi berakhir pada Juli 2026, hak penamaan stadion akan kembali ke sponsor lewat kesepakatan jangka panjang senilai 300 juta dolar.
Dengan penjualan menit terakhir yang kini dibuka, pemburu tiket masih memiliki peluang untuk mendapatkan tempat di tribun melalui jalur resmi FIFA. Di saat yang sama, kombinasi harga tinggi, zona penggemar gratis, dan kesiapan infrastruktur memperlihatkan bagaimana Piala Dunia 2026 dipersiapkan sebagai turnamen berskala besar dengan jangkauan penonton yang sangat luas.







