Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menilai laga melawan PSBS Biak pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 sebagai pertandingan yang berisiko tinggi bagi timnya. Meski PSBS datang dengan status juru kunci dan baru menelan kekalahan telak, Tavares justru melihat lawan berpotensi tampil lepas dan berbahaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Persebaya memang membawa modal besar setelah menang 4-0 atas Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Namun, Tavares menegaskan hasil bagus itu tidak boleh membuat skuad Bajol Ijo lengah saat menghadapi tim yang sedang berupaya keluar dari tekanan klasemen.
PSBS Biak datang dengan tekanan berbeda
Tavares menyebut situasi PSBS Biak bisa menjadi ancaman tersendiri karena tim asal Papua itu tidak punya banyak beban. Kondisi semacam itu kerap membuat tim papan bawah bermain lebih berani, terutama ketika mereka sedang mencari respons setelah hasil buruk.
“Ini pertandingan yang berbahaya karena kami baru saja meraih kemenangan bagus, sementara lawan datang dengan hasil buruk. Namun mereka tetap tim yang bagus dan memiliki peluang-peluang yang oke,” ujar Tavares dalam konferensi pers prapertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (1/5).
PSBS Biak sendiri menempati posisi dasar klasemen sementara dan tertinggal 11 poin dari zona aman. Dengan kompetisi yang hanya menyisakan empat pertandingan, mereka membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang bertahan.
Persebaya fokus pemulihan pemain
Di kubu Persebaya, persiapan menuju laga ini tidak berjalan ideal karena tim lebih banyak mengandalkan pemulihan kondisi fisik pemain. Tavares mengatakan tidak ada latihan resmi pada hari sebelumnya, sehingga keputusan soal susunan pemain baru akan diambil menjelang pertandingan.
“Kemarin kami melakukan pemulihan dan hari ini tidak ada latihan resmi. Jadi, sampai besok pagi kami baru akan memutuskan siapa pemain yang berada dalam kondisi lebih baik,” katanya.
Situasi itu membuat staf pelatih harus cermat membaca kondisi para pemain, terutama setelah jadwal pertandingan yang menuntut kebugaran tetap terjaga. Meski demikian, Persebaya tetap menargetkan hasil maksimal untuk menjaga posisi mereka di papan atas.
Saat ini, Persebaya berada di peringkat kelima klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 48 poin. Posisi itu membuat setiap laga menjadi penting, karena persaingan di papan atas masih terbuka dan poin sangat menentukan.
Kewaspadaan pada serangan balik
Gelandang Persebaya, Toni Firmansyah, menilai kondisi rekan-rekannya cukup baik dan siap tampil. Ia menegaskan seluruh pemain ingin memberi kontribusi maksimal untuk suporter yang selalu mendukung tim.
“Untuk kondisi pemain cukup baik, dan kita semua siap. Semua pemain akan berusaha 100 persen dan memberikan yang terbaik untuk Bonek Bonita,” ujar Toni.
Toni juga sejalan dengan peringatan Tavares bahwa PSBS Biak tidak boleh dianggap remeh. Ia menyoroti serangan balik cepat sebagai salah satu senjata yang perlu diantisipasi Persebaya sepanjang laga.
“Mereka pasti akan bekerja keras mengambil poin di sini, tapi kami harus fokus 90 menit dan bekerja keras, terutama mengantisipasi serangan balik mereka,” kata Toni.
Dengan posisi PSBS yang terpuruk dan Persebaya yang sedang menjaga momentum, laga ini tetap menyimpan potensi kejutan. Persebaya dituntut tampil disiplin, menjaga konsentrasi penuh, dan tidak memberi ruang bagi PSBS Biak untuk memanfaatkan momen transisi cepat yang bisa mengubah jalannya pertandingan.
Source: mediaindonesia.com






