FC Seoul memasuki laga melawan Gimcheon Sangmu dengan tekanan besar di lini belakang. Krisis pertahanan yang muncul membuat tim ibu kota harus bergerak cepat agar tidak kehilangan kestabilan saat tampil di Stadion Piala Dunia Seoul pada lanjutan K League 1, Sabtu, 2 Mei 2026.
Masalah itu datang pada momen yang tidak ideal. Dua pilar utama, Sang-min Lee dan Jeong-beom Son, sama-sama tidak bisa dimainkan sehingga pelatih Ik-soo An perlu mencari solusi mendadak untuk menjaga struktur tim tetap rapat.
Pertahanan yang tiba-tiba kehilangan tulang punggung
Absennya Sang-min Lee akibat cedera serius menjadi pukulan awal bagi FC Seoul. Situasi semakin sulit setelah Jeong-beom Son dipastikan absen karena hukuman larangan bertanding usai menerima kartu merah.
Kombinasi dua kehilangan tersebut memaksa staf pelatih melakukan perombakan skuat. Langkah itu dibutuhkan agar FC Seoul tetap bisa menjaga performa defensif yang selama ini cukup solid di liga domestik.
Dalam enam pertandingan terakhir, gawang FC Seoul hanya kebobolan empat kali. Catatan itu menunjukkan lini belakang mereka sebenarnya masih memiliki fondasi yang baik, meski kini harus diuji tanpa sejumlah pemain penting.
Tantangan dari Gimcheon Sangmu
Di sisi lain, Gimcheon Sangmu datang dengan modal yang tidak ringan. Mereka baru saja menang 2-0 atas Bucheon FC dan membawa kepercayaan diri tinggi ke markas FC Seoul.
Rekam jejak pertemuan juga memberi keuntungan tersendiri bagi tim tamu. Gimcheon Sangmu sudah meraih dua kemenangan dari enam pertemuan terakhir melawan FC Seoul, sebuah catatan yang bisa menambah keyakinan mereka sebelum laga dimulai.
Situasi ini membuat FC Seoul tidak hanya dituntut bertahan lebih disiplin. Mereka juga perlu menekan sejak awal agar tidak memberi ruang bagi lawan untuk memanfaatkan celah di sektor pertahanan.
Target menang untuk menutup celah
FC Seoul menargetkan poin penuh dalam laga ini. Hasil maksimal dinilai penting untuk menutupi lubang di lini belakang melalui serangan yang lebih efektif dan terorganisasi.
Modal mereka sebenarnya tidak buruk. FC Seoul sebelumnya sukses mencuri kemenangan tipis 2-1 saat bertandang ke markas Gangwon FC, hasil yang memberi dorongan moral menjelang duel berikutnya.
Namun, tantangan kali ini jelas berbeda karena absennya pemain kunci di area pertahanan. Ik-soo An perlu menyeimbangkan kebutuhan untuk tetap agresif dengan kewaspadaan agar tidak mudah ditembus lawan.
Sorotan di luar lapangan
Di tengah perhatian terhadap kondisi FC Seoul, nama mantan pemain mereka, Jesse Lingard, juga ikut mencuri sorotan. Saat ini ia berkarier bersama Corinthians di Brasil dan menjelaskan keputusannya mencari tantangan baru di berbagai negara.
Lingard menyebut kendala bahasa sebagai salah satu hal yang ia rasakan ketika membela FC Seoul. Ia mengatakan bahasa Korea sangat sulit dan menilai pengalaman itu menjadi bagian dari proses adaptasinya di luar negeri.
Selain itu, Lingard juga memberi pandangan positif mengenai perkembangan Manchester United di bawah Michael Carrick. Meski begitu, fokus utama FC Seoul tetap tertuju pada pertandingan melawan Gimcheon Sangmu, dengan pertahanan yang harus segera menemukan kembali kestabilannya.







