Sean Gelael memulai putaran kedua GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika dengan hasil yang sangat kuat. Pebalap Indonesia itu merebut pole position untuk balapan pertama setelah tampil kompetitif sepanjang rangkaian latihan resmi pada Kamis (30/4) dan Jumat (1/5).
Capaian ini langsung menempatkan Sean dalam sorotan pada seri kandang yang penting baginya. Dengan performa stabil bersama Garage 75 dan Ferrari 296 GT3 Evo, ia datang ke sesi kualifikasi dengan modal kecepatan yang sudah terlihat sejak awal akhir pekan.
Kecepatan Sean konsisten sejak latihan
Pada sesi Official Practice, Sean mencatat waktu tercepat 1:29.203 di kelas Silver. Catatan itu juga membuatnya berada di posisi ketiga secara keseluruhan, menunjukkan bahwa kecepatannya tidak hanya kompetitif di kelasnya tetapi juga di antara seluruh peserta.
Konsistensi itu terlihat dari rangkaian sesi latihan lainnya. Sean mampu menjaga posisinya di tiga besar kelas Silver sepanjang empat sesi latihan lain, sebuah sinyal bahwa performanya stabil sebelum masuk ke fase penentuan grid.
Persaingan ketat dari rival Asia
Ancaman terbesar datang dari pasangan pebalap asal China, Congfu Cheng dan Kuai Yu. Keduanya membela Sport Asia Phantom dengan Audi nomor 16 dan diprediksi menjadi rival paling dekat dalam perebutan hasil akhir balapan.
Pesaing lain yang juga patut diperhitungkan adalah pebalap Malaysia Akash Nandy. Pemenang balapan pertama di Sepang itu tampil dengan Lamborghini dan fokus menjalani simulasi lomba, dengan rata-rata catatan waktu yang berada di kisaran 1 menit 29 detik, setara dengan Sean.
Strategi tetap jadi kunci di Mandalika
Sean juga harus menghadapi tantangan tambahan dari regulasi pit stop. Sebagai pebalap baru di ajang GTWCA, ia mendapatkan penalti waktu tambahan 3 detik yang bisa memengaruhi hasil lomba satu jam di Mandalika.
Meski begitu, Sean menegaskan pendekatannya tidak berubah saat menghadapi ajang besar seperti FIA WEC, GT World Challenge Europe, maupun GTWC Asia. Ia tetap menjalankan program latihan, simulasi lomba, lalu menganalisis hasil sendiri dan lawan untuk mencari strategi paling tepat.
Format kualifikasi dan modal untuk Race 1
Berbeda dengan tim yang memakai dua pebalap, Sean dan Akash menjalani dua sesi kualifikasi secara mandiri untuk menentukan posisi start Race 1 dan Race 2. Format ini membuat setiap sesi punya bobot besar karena hasilnya langsung menentukan peluang di lintasan.
Pole position yang diraih Sean untuk balapan hari Sabtu (2/5) menjadi modal penting dalam seri ini. Balapan berdurasi satu jam tersebut akan digelar setelah dua sesi kualifikasi selesai, dan penggemar dapat menyaksikannya lewat siaran langsung di kanal resmi YouTube GTWorld.
