Bologna akan menghadapi laga penting saat menjamu Cagliari di Stadion Renato Dall’Ara pada Minggu, 3 Mei 2026, pukul 17.30 WIB. Pertemuan pekan ke-35 Serie A 2025/2026 ini datang pada momen yang berbeda bagi kedua tim, dengan tuan rumah berusaha keluar dari tekanan dan tim tamu berjuang menjaga jarak dari zona degradasi.
Bagi Bologna, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk memutus tren buruk setelah kalah beruntun dari Juventus dan AS Roma tanpa mencetak gol. Posisi mereka di peringkat kesembilan dengan 48 poin membuat setiap laga sisa tetap bernilai besar dalam perebutan papan tengah.
Bologna mencoba bangkit di kandang
Masalah terbesar Bologna justru muncul di Stadion Renato Dall’Ara sepanjang tahun kalender 2026. Mereka menelan tujuh kekalahan dari sembilan laga kandang, sebuah catatan yang membuat duel melawan Cagliari terasa lebih menantang.
Tim asuhan Vincenzo Italiano sejauh ini mengoleksi 14 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 14 kekalahan. Dilansir dari fubo.tv, mereka unggul satu poin atas Lazio dan tertinggal enam angka dari Atalanta dalam persaingan klasemen tengah.
Produktivitas gol Bologna musim ini bertumpu pada Riccardo Orsolini dan Santiago Castro. Orsolini sudah mencetak delapan gol, sementara Castro menyumbang tujuh gol untuk membantu lini depan tetap hidup di tengah inkonsistensi tim.
Catatan pertahanan dan kiper jadi perhatian
Dari sisi data, Bologna memiliki rata-rata 1,41 poin per pertandingan dan sudah mencatat 10 kali nirbobol sepanjang musim. Angka itu menunjukkan bahwa mereka masih punya fondasi pertahanan yang cukup, meski hasil di kandang belum stabil.
Federico Ravaglia diprediksi kembali mengawal gawang Bologna. Kiper tuan rumah itu tercatat memiliki persentase penyelamatan 60,7 persen, angka yang akan diuji oleh tekanan serangan Cagliari.
Cagliari datang dengan target menjauh dari zona merah
Di sisi lain, Cagliari hadir ke Renato Dall’Ara dengan kebutuhan yang tidak kalah besar. Mereka menempati peringkat ke-16 dengan 36 poin dan hanya berjarak lima angka dari Cremonese yang berada di ambang zona merah.
Situasi itu membuat setiap poin menjadi krusial bagi Cagliari. Laga tandang melawan Bologna bisa menjadi momen penting untuk memperlebar jarak dari papan bawah sekaligus menjaga ritme pada fase akhir musim.
Kekuatan utama Cagliari musim ini datang dari Sebastiano Esposito. Ia sudah mengoleksi enam gol dan lima asis dalam 31 penampilan, sehingga menjadi pusat kreativitas dan penyelesaian serangan tim.
Elia Caprile diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Ia mencatat 109 penyelamatan dan rasio kebobolan 1,44 gol per pertandingan, menunjukkan betapa seringnya ia harus bekerja keras menjaga pertahanan tim tamu.
Secara keseluruhan, Cagliari juga mencatat persentase penyelamatan yang lebih tinggi, yakni 68,8 persen, dibandingkan Bologna. Perbedaan itu menambah lapisan menarik pada duel yang mempertemukan tim dengan kebutuhan berbeda, tetapi sama-sama membawa tekanan besar.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung melalui Paramount+ dan fubo Sports Network untuk wilayah Amerika Utara dan Kanada. Dengan posisi klasemen yang masih rapat dan kondisi kedua tim yang sama-sama punya beban, laga di Renato Dall’Ara berpotensi berjalan ketat sejak menit awal.
