Garudayaksa FC memastikan gelar juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah menaklukkan PSS Sleman lewat adu penalti 4-3 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Laga final itu selesai 2-2 selama 120 menit, lalu ditentukan oleh ketenangan eksekutor dan penampilan penting kiper Yoewanto Beny.
Pertandingan berlangsung dramatis sejak awal karena Garudayaksa mampu mencuri keunggulan lebih dulu di hadapan publik tuan rumah. PSS Sleman kemudian bangkit dan memaksa duel berlanjut hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya trofi jatuh ke tangan tim asuhan Widodo C. Putro.
Garudayaksa sempat unggul dua gol
Garudayaksa membuka skor pada menit ke-22 melalui sundulan Alfin Faiz Kelilauw. Gol itu lahir setelah kiper PSS, Ega Rizky, gagal mengantisipasi bola dengan sempurna.
Keunggulan tim tamu bertambah pada menit ke-36. Everton Nascimento menuntaskan peluang dari titik putih setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran terhadap Christian Frydek.
PSS bangkit lewat Tocantins
Memasuki babak kedua, PSS Sleman menaikkan tempo serangan dan mulai menekan pertahanan Garudayaksa. Gustavo Tocantins menjadi pemain yang paling menonjol karena terus mencari celah untuk memperkecil keadaan.
Upaya itu berbuah gol pada menit ke-59, sekaligus menambah catatan Tocantins menjadi 23 gol musim ini. Situasi pertandingan lalu berubah makin panas karena PSS terus menekan hingga menit-menit akhir.
Drama menit akhir dan penalti penentu
Tocantins sempat mendapat pukulan saat golnya dianulir karena offside pada menit ke-76. Namun, ia akhirnya benar-benar menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada masa injury time dan menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Skor imbang bertahan hingga babak tambahan waktu selesai, sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti. Di momen krusial itu, Tocantins justru gagal menjadi penentu karena tendangannya ditepis Yoewanto Beny.
Daftar pengeksekusi dan dampaknya
- Garudayaksa menang adu penalti 4-3.
- Yoewanto Beny menjadi pembeda lewat penyelamatan penting.
- Gustavo Tocantins mencetak dua gol, tetapi gagal pada penalti penentu.
- Hasil ini memastikan Garudayaksa menjadi juara Championship 2025/2026.
Kemenangan ini juga menegaskan langkah Garudayaksa, PSS Sleman, dan Adhyaksa FC ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, musim depan. Mereka menggantikan tim-tim yang terdegradasi, dengan dua tim yang sudah dipastikan turun yakni PSBS Biak dan Semen Padang.
Source: mediaindonesia.com