Jelang El Clásico di Stadion Spotify Camp Nou, Real Madrid datang dengan beban besar karena laga ini bisa langsung menentukan gelar La Liga untuk Barcelona. Jika Los Blancos gagal menang, atau hanya bermain imbang, pesta juara tuan rumah akan resmi terjadi lebih cepat.
Situasi Madrid juga tidak ideal karena sorotan justru mengarah ke ruang ganti setelah kabar insiden antara Fede Valverde dan Aurelien Tchouameni bocor ke publik. Kondisi itu memunculkan reaksi keras dari Arbeloa, yang menilai ada pihak internal yang tidak menjaga kerahasiaan klub.
Tekanan besar di laga penentu
Pertandingan jornada ke-35 ini menjadi salah satu laga paling penting bagi Madrid di musim ini. Satu-satunya jalan untuk menjaga asa mereka adalah meraih kemenangan dan menunda pengesahan gelar Barcelona.
Beban itu terasa makin berat karena laga digelar di kandang Barcelona. Dalam situasi seperti ini, setiap detail kecil bisa memengaruhi mental tim dan arah pertandingan.
Insiden latihan yang memicu sorotan
Masalah bermula dari perkelahian Valverde dan Tchouameni dalam sesi latihan pada Kamis lalu. Valverde dilaporkan mengalami luka sobek akibat insiden tersebut, meski keduanya kemudian disebut sudah berdamai.
Arbeloa menilai persoalannya bukan pada konflik itu sendiri, melainkan pada kebocoran informasi yang sangat cepat ke media. Menurutnya, apa yang terjadi di dalam tim semestinya tetap diselesaikan di internal klub.
Arbeloa sebut ada pengkhianatan
Arbeloa tidak mempersoalkan kedewasaan dua pemain tersebut yang sudah saling meminta maaf. Ia justru menyoroti tindakan pihak yang membocorkan kejadian itu dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakloyalan terhadap lambang klub.
“Saya ulangi, membocorkan apa yang terjadi di ruang ganti menurut saya adalah pengkhianatan dan tindakan tidak loyal terhadap lambang klub ini,” ujar Arbeloa seperti dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menuduh siapa pun tanpa bukti. Arbeloa mengaku belum mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas tersebarnya kabar tersebut, meski ia jelas menolak kebiasaan membuka urusan internal ke publik.
Isu internal ikut menambah beban Madrid
Di tengah persiapan menghadapi Barcelona, Arbeloa juga sempat merespons rumor lain, termasuk kabar bahwa dirinya tidak lagi berkomunikasi dengan Dani Ceballos. Ia menegaskan kembali bahwa urusan ruang ganti harus tetap dijaga di dalam tim.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Madrid tidak hanya menghadapi tekanan dari kualitas lawan, tetapi juga dari situasi internal yang sensitif. Dalam laga sebesar El Clásico, stabilitas emosional skuad bisa sama pentingnya dengan kesiapan taktik di lapangan.
Source: www.medcom.id






