Perjalanan Janice Tjen di WTA 125 Birmingham Classic harus terhenti pada babak kedua setelah kalah dari petenis Amerika Serikat, Ashlyn Krueger. Janice gagal melaju ke perempat final usai takluk dua set langsung dengan skor 1-6 dan 3-6 pada Kamis (4/6/2026).
Hasil tersebut mengakhiri langkah Janice di nomor tunggal turnamen lapangan rumput itu, yang juga menjadi bagian dari persiapan menuju rangkaian kompetisi musim rumput. Meski begitu, Janice sempat menunjukkan performa menjanjikan pada laga pembuka saat melewati petenis Jepang Nao Hibino.
Start meyakinkan di laga pertama
Janice membuka turnamen dengan kemenangan atas Hibino melalui duel tiga set. Ia menang 6-4 pada set pertama, lalu sempat kehilangan set kedua dengan skor 3-6 sebelum bangkit dan menutup pertandingan dengan 6-2.
Pada set pembuka, Janice tampil cukup stabil untuk menjaga keunggulan di tengah tekanan lawan. Ia mampu memanfaatkan peluang penting dan mengamankan set pertama dengan skor ketat.
Hibino sempat memaksa laga berlanjut
Petenis Jepang itu kemudian meningkatkan intensitas permainan pada set kedua. Hibino tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan untuk menyamakan kedudukan setelah menang 6-3.
Namun, Janice kembali menemukan ritme terbaiknya pada set penentuan. Ia langsung mengambil inisiatif dan sempat unggul jauh 4-0, sebelum Hibino mencoba memperkecil jarak.
Tersingkir di tangan Krueger
Berbeda dengan laga sebelumnya, Janice tidak mampu mengimbangi tempo permainan Krueger pada babak kedua. Petenis Amerika Serikat itu tampil lebih efektif dan menekan sejak awal untuk menutup pertandingan dalam dua set.
Skor 1-6 dan 3-6 menunjukkan Janice kesulitan mengembangkan permainan seperti saat menghadapi Hibino. Dengan hasil itu, Krueger berhak melangkah ke perempat final, sementara Janice harus pulang lebih cepat dari Birmingham Classic.
Turnamen ini tetap memberi pengalaman penting bagi Janice di level WTA 125, terutama karena ia sudah sempat mencatat kemenangan pada babak pertama. Perjalanan singkat di Birmingham juga memperlihatkan tantangan yang harus dihadapi saat bersaing di lapangan rumput melawan lawan-lawan yang tampil lebih konsisten.
Source: www.beritasatu.com