
Juventus dan AS Roma dikabarkan berada dalam jalur perebutan yang sama untuk Brahim Diaz. Gelandang serang Real Madrid itu muncul sebagai target besar di bursa transfer musim panas 2026, dan situasinya ikut dipengaruhi rencana besar klub Spanyol tersebut di lini depan.
Peluang Diaz meninggalkan Santiago Bernabeu terbuka setelah Florentino Perez menang dalam pemilihan Presiden Real Madrid pada Minggu. Kemenangan itu disebut membuka jalan bagi langkah klub mendatangkan penyerang baru senilai 150 juta euro, yang pada akhirnya bisa memengaruhi masa depan sejumlah pemain ofensif.
Juventus bergerak lebih dulu
Di Italia, Juventus disebut menempatkan Diaz sebagai target prioritas Luciano Spalletti. La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa pelatih Si Nyonya Tua menilai Diaz bisa menambah kualitas dan variasi di lini serang.
Bagi Juventus, kebutuhan itu menjadi penting karena mereka ingin memperkuat opsi kreatif dari lini tengah ke depan. Diaz dianggap cocok untuk peran gelandang serang yang bisa menghubungkan permainan sekaligus memberi ancaman langsung ke pertahanan lawan.
Roma ikut masuk persaingan
Langkah Juventus tidak akan mulus karena AS Roma juga bergerak dengan ambisi yang sama. Sky Sport menyebut Giallorossi di bawah arahan Gian Piero Gasperini sangat memprioritaskan penguatan sektor serang mereka.
Situasi ini membuat persaingan antarklub Serie A menjadi semakin menarik. Dua tim besar Italia itu sama-sama melihat Diaz sebagai nama yang bisa memberi dampak instan pada proyek mereka.
Masih ingin bertahan di Madrid
Di sisi lain, Diaz belum menunjukkan keinginan terbuka untuk pergi. Pemain kelahiran 1999 itu disebut telah menyatakan ingin bertahan di Santiago Bernabeu.
Namun, masa depannya tetap belum sepenuhnya aman karena keputusan akhir berada di tangan Jose Mourinho yang segera diumumkan kembali melatih Real Madrid. Kondisi ini membuat semua skenario masih terbuka, termasuk kemungkinan Diaz tetap bertahan jika situasi internal klub berubah sesuai arah baru tim.
Catatan performa Diaz tetap kuat
Musim 2025/2026 memberi gambaran mengapa Diaz tetap diminati. Bersama Los Galacticos, pemain tim nasional Maroko itu membukukan dua gol dan sembilan assist dari 42 penampilan di semua kompetisi.
Menariknya, Diaz hanya menjadi starter dalam 17 pertandingan dari total penampilannya. Data itu menunjukkan perannya tetap produktif meski tidak selalu tampil sejak menit awal, dan itulah yang membuat namanya kembali ramai dibicarakan di pasar transfer.
Daya tarik menuju Piala Dunia
Minat terhadap Diaz juga diperkirakan tidak akan surut dalam waktu dekat. Ia disebut akan menjadi salah satu bintang di ajang Piala Dunia mendatang, yang biasanya ikut menaikkan perhatian terhadap pemain berstatus penting di level klub dan tim nasional.
Dengan status itu, Juventus dan Roma harus bergerak cepat jika benar-benar ingin mengamankan tanda tangannya. Persaingan keduanya kini bukan hanya soal kebutuhan taktik, tetapi juga soal siapa yang lebih meyakinkan saat Real Madrid membuka pintu untuk kemungkinan perubahan skuad.









