
Timnas Indonesia kini menempati posisi ketiga di antara 11 negara ASEAN dalam ranking FIFA terbaru. Di bawah Indonesia ada Malaysia yang berada di urutan keempat, sementara Thailand dan Vietnam masih memimpin kawasan.
Berdasarkan daftar resmi FIFA per Selasa (9/6), Thailand berada di posisi 94 dengan 1250,80 poin dan Vietnam menempel di urutan 99 dengan 1225,68 poin. Indonesia berada di peringkat 118 dengan 1157,14 poin, sedangkan Malaysia menghuni posisi 138 dengan 1086,22 poin.
Persaingan di papan atas ASEAN
Selisih poin antartim di kawasan ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Indonesia terus memangkas jarak setelah menambah 5,69 poin dari kemenangan pada laga FIFA Matchday melawan Mozambik.
Kenaikan poin itu membuat posisi Indonesia semakin dekat dengan kelompok 100 besar dunia. Kondisi tersebut juga menegaskan bahwa skuad Garuda menjadi salah satu tim ASEAN dengan laju perkembangan paling menonjol dalam beberapa waktu terakhir.
Urutan lengkap negara ASEAN
Berikut susunan ranking FIFA terbaru negara-negara ASEAN berdasarkan data resmi FIFA:
- Thailand — posisi 94, 1250,80 poin
- Vietnam — posisi 99, 1225,68 poin
- Indonesia — posisi 118, 1157,14 poin
- Malaysia — posisi 138, 1086,22 poin
- Filipina — posisi 135, 1100,95 poin
- Singapura — posisi 149, 1057,95 poin
- Myanmar — posisi 158, 1010,91 poin
- Kamboja — posisi 175, 922,32 poin
- Laos — posisi 185, 885,03 poin
- Brunei Darussalam — posisi 194, 857,73 poin
- Timor-Leste — posisi 201, 835,64 poin
Dari daftar itu, Malaysia masih berada di atas Filipina dalam hal posisi kawasan ASEAN jika merujuk pada urutan yang tercantum, meski poin Filipina tercatat lebih tinggi. Situasi ini memperlihatkan bahwa pergerakan ranking FIFA di Asia Tenggara masih sangat dinamis dan bergantung pada hasil pertandingan internasional berikutnya.
Dorongan untuk skuad Garuda
Indonesia mendapat keuntungan dari hasil positif di FIFA Matchday Juni 2026. Tambahan poin dari laga melawan Mozambik ikut memperkuat peluang Garuda untuk terus menekan Thailand dan Vietnam dalam persaingan regional.
Di saat yang sama, Malaysia juga masih memiliki peluang untuk mengejar posisi lebih baik jika mampu menjaga performa. Dengan tren seperti ini, peta kekuatan sepak bola ASEAN diperkirakan akan terus berubah seiring pertandingan-pertandingan internasional yang akan datang.
Source: mediaindonesia.com








