Real Madrid harus menelan penolakan dalam upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Tawaran resmi Los Blancos senilai 150 juta Euro langsung ditolak oleh rival sekota mereka, sehingga rencana transfer penyerang Argentina itu tidak berlanjut.
Langkah ini muncul tak lama setelah Florentino Perez kembali terpilih sebagai presiden Real Madrid dengan raihan 65 persen suara. Keputusan mengajukan penawaran besar itu juga sejalan dengan janji kampanye Perez yang ingin membawa pemain bintang berharga fantastis ke Santiago Bernabeu.
Tawaran besar yang tak berbuah hasil
Real Madrid mengumumkan sendiri bahwa mereka telah mengajukan proposal untuk Alvarez melalui rapat dewan direksi klub. Dalam pernyataan resminya, Madrid menyebut penawaran itu ditujukan untuk hak federatif sang pemain.
Atletico Madrid merespons cepat proposal tersebut dengan penolakan formal. Klub merah-putih itu menilai tawaran yang masuk tidak cukup untuk mengubah status Alvarez, dan mereka merujuk pada klausul pelepasan sang penyerang.
Penolakan itu juga mempertegas sikap Atletico dalam menjaga aset penting mereka. Alvarez masih dianggap sebagai bagian penting dari proyek klub, terutama karena tawaran datang dari rival langsung di kota yang sama.
Real Madrid bergerak agresif
Upaya mendatangkan Alvarez menunjukkan arah baru yang lebih agresif dalam aktivitas transfer Real Madrid. Perez ingin menunjukkan bahwa kepemimpinannya kembali diiringi langkah besar di pasar pemain.
Nilai 150 juta Euro membuat tawaran ini langsung masuk kategori sangat tinggi. Namun, angka tersebut tetap belum cukup untuk membuat Atletico membuka pintu negosiasi.
Real Madrid menyebut proposal itu dibuat dalam kerangka hubungan baik antara dua klub. Meski begitu, hubungan administratif yang baik tidak mengubah keputusan Atletico untuk mempertahankan sang penyerang.
Alvarez tetap jadi nama panas
Sebelum dikaitkan dengan Real Madrid, Julian Alvarez juga sempat disebut sebagai target utama Barcelona. Klub asal Catalonia itu ingin memperkuat lini depan demi mengejar trofi Liga Champions.
Situasi ini membuat Alvarez menjadi salah satu nama paling diburu di bursa transfer. Ia bukan hanya menarik perhatian Real Madrid dan Barcelona, tetapi juga berada di pusat persaingan dua klub besar Spanyol.
Penolakan Atletico menunjukkan bahwa perburuan Alvarez belum akan mudah bagi klub mana pun. Selama klausul pelepasan dan sikap klub pemilik tetap tidak berubah, masa depan penyerang Argentina itu masih akan menjadi sorotan besar di Spanyol.
