Pernah Jadi Rival Sengit, Adesanya Kini Dukung Pereira Ukir Sejarah di UFC White House

Di tengah sorotan UFC Freedom 250 di Gedung Putih, Washington D.C., nama Alex Pereira kembali jadi pusat perhatian. Petarung Brasil itu akan menghadapi Ciryl Gane dalam duel pendukung utama untuk memperebutkan sabuk juara interim kelas berat, dengan peluang besar membuka jalan menuju perebutan gelar utama.

Pertarungan ini bukan hanya penting bagi divisi kelas berat UFC, tetapi juga bagi peluang Pereira mencatat sejarah baru. Jika menang, “Poatan” berpotensi menjadi petarung pertama dalam sejarah UFC yang meraih gelar juara di tiga kelas berbeda.

Dukungan tak terduga dari Israel Adesanya

Yang menarik, dorongan agar Pereira meraih pencapaian itu justru datang dari Israel Adesanya, sosok yang pernah menjadi rival sengitnya. Hubungan keduanya sempat dipenuhi pertarungan berulang dan persaingan tajam, terutama saat mereka masih sama-sama berada di jalur perebutan gelar.

Sebelum sama-sama dikenal luas di UFC, Pereira dan Adesanya sudah dua kali bertemu di kickboxing. Pereira memenangi dua laga tersebut, lalu membawa momentum itu saat masuk ke UFC dan semakin menegaskan statusnya sebagai lawan berat bagi Adesanya.

Rivalitas yang berubah arah

Nama Pereira makin besar ketika ia menantang Adesanya di UFC 281 dan merebut sabuk juara kelas menengah. Beberapa bulan kemudian, Adesanya membalas kekalahan itu dalam laga ulang dan menutup salah satu rivalitas paling menonjol di olahraga tarung modern.

Meski masa lalu mereka keras, Adesanya kini berbicara dengan nada berbeda. Dalam video di kanal YouTube pribadinya, ia menyebut pencapaian yang dikejar Pereira sebagai sesuatu yang langka dan penting bagi divisi kelas berat UFC.

“Inilah yang dibutuhkan divisi ini,” kata Adesanya, sambil menyoroti situasi Jon Jones yang belum jelas serta Tom Aspinall yang masih dalam masa pemulihan. Ia juga menilai perjalanan Pereira dari kickboxing hingga menjadi juara UFC sudah menjadi cerita besar dalam olahraga ini.

Alasan Adesanya ingin melihat sejarah itu terjadi

Adesanya menilai upaya Pereira jauh lebih besar daripada sekadar satu pertarungan gelar. Menurut dia, keberhasilan itu akan menunjukkan sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya dan bisa memberi warna baru bagi UFC.

“Ini gila… Saya ingin melihat Alex melakukannya,” ujar Adesanya, seraya menyebut pencapaian itu akan bagus untuk olahraga ini. Ia juga menggambarkan langkah Pereira seperti seseorang yang berusaha menaklukkan sesuatu yang belum pernah dicapai siapa pun.

Lebih jauh, Adesanya mengatakan dirinya punya ikatan dengan perjalanan karier Pereira karena pernah menjadi bagian penting dari kisah naiknya sang petarung Brasil. Ia menyebut situasi itu sebagai sesuatu yang melampaui rivalitas pribadi dan lebih dekat pada sejarah olahraga.

“Ini bukan tentang saya, ini lebih besar dari saya,” lanjut Adesanya. “Saya benar-benar percaya dia akan berhasil, ini takdir.”

Perebutan peluang menuju sejarah UFC

Laga Pereira melawan Gane kini menjadi perhatian utama para penggemar UFC. Selain menentukan arah persaingan di kelas berat, hasil duel ini juga bisa membawa Pereira selangkah lebih dekat ke target besar yang selama ini belum pernah diraih petarung mana pun.

Jika berhasil menang, Pereira bukan hanya menjaga momentumnya di UFC White House. Ia juga akan membawa dirinya ke posisi yang semakin dekat dengan peluang mencetak pencapaian langka yang bahkan didukung oleh rival lamanya sendiri.

Source: www.viva.co.id
Exit mobile version