Pelatih Timnas Indonesia U-19 Nova Arianto menilai timnya masih membutuhkan lebih banyak laga uji coba sebelum tampil di kualifikasi Piala Asia U20 di Laos pada akhir Agustus. Evaluasi itu muncul setelah perjalanan Indonesia di Piala AFF U-19 dinilai memberi banyak pelajaran, terutama soal kesiapan pemain dalam menghadapi lawan dengan intensitas tinggi.
Di turnamen tersebut, Indonesia menutup persaingan di posisi ketiga setelah menundukkan Kamboja 1-0. Gelar juara diraih Australia usai mengalahkan Thailand 2-0 pada partai final.
Butuh jam terbang tambahan
Nova menegaskan uji coba menjadi kebutuhan utama agar para pemain mendapat lebih banyak pengalaman bertanding. Ia juga melihat laga-laga semacam itu penting untuk membangun pemahaman antarpemain di lapangan.
“Anak-anak masih banyak butuh uji coba. Itu penting selain untuk menambah jam terbang juga untuk meningkatkan saling pengertian sesama pemain di lapangan,” kata Nova di Medan, Minggu (14/6).
Menurut dia, pembenahan semacam ini tidak bisa hanya mengandalkan latihan internal. Situasi pertandingan nyata dibutuhkan agar pemain terbiasa menghadapi tekanan, membaca permainan lawan, dan mengambil keputusan dengan lebih cepat.
Fisik dan konsistensi masih jadi catatan
Selain jam terbang, Nova menyoroti kondisi fisik pemain yang dinilai belum berada pada level maksimal. Ia menilai aspek ini sangat berpengaruh terhadap permainan tim karena fisik yang kurang kuat bisa mengganggu daya tahan dan kualitas tampil di lapangan.
Ia juga menyinggung masalah konsistensi permainan yang masih perlu dibenahi. Dalam pengamatannya, para pemain masih terlalu lama dalam mengambil keputusan sehingga mudah terbaca oleh lawan.
“Demikian juga halnya dengan performa yang belum konsisten. Anak-anak masih terlalu lama untuk mengambil keputusan, sehingga terbaca lawan,” ujarnya.
Nova menyampaikan evaluasi itu akan dilakukan bersama PSSI dan pelatih timnas senior. Langkah tersebut diharapkan bisa membantu tim menemukan solusi yang lebih terarah menjelang agenda resmi berikutnya.
Mental mulai membaik
Di tengah sejumlah catatan teknis, Nova melihat perkembangan positif pada sisi mental pemain. Menurut dia, para pemain sudah menunjukkan kemajuan dan modal itu perlu dijaga agar terus berkembang.
“Mental pemain sudah banyak kemajuan dan kami harapkan itu bisa terus ditingkatkan hingga kita benar-benar siap nanti menjalani kualifikasi Piala Asia,” kata Nova.
Ia menambahkan, pembenahan tidak hanya berhenti pada mental dan fisik. Teknik serta taktik juga masih perlu dimatangkan agar Timnas U-19 bisa tampil lebih solid saat laga penting dimulai.
Kebutuhan uji coba, peningkatan fisik, dan penguatan pengambilan keputusan kini menjadi fokus utama tim. Semua aspek itu dipandang sebagai bagian penting dari persiapan menuju kualifikasi Piala Asia U20 di Laos pada akhir Agustus.
Source: mediaindonesia.com






