Yardan Yafi Siap Merebut Lagi Tempat Utama Persita Tangerang, Dari Cedera Panjang ke Panggung Baru

Yardan Yafi menegaskan tekadnya untuk kembali merebut tempat di skuad utama Persita Tangerang setelah melalui masa pemulihan yang berat. Gelandang muda berusia 22 tahun itu ingin kembali memberi kontribusi maksimal untuk Pendekar Cisadane pada musim depan.

Cedera lutut serius sempat membuatnya menepi cukup lama dari lapangan. Masalah itu muncul saat laga persahabatan melawan Dewa United, lalu berlanjut pada operasi dan proses rehabilitasi yang menyita banyak waktu bermainnya di musim 2025/2026.

Perjuangan Pulih dari Cedera

Kondisi Yardan kini dilaporkan sudah membaik dan ia mulai kembali berlatih bersama tim. Ia juga sempat turun bersama tim junior Persita untuk mengembalikan sentuhan bermain dan kebugaran fisiknya.

“Saya tak sabar memulai musim baru bersama Persita. Saya ingin memberikan kontribusi terbaik ketika mendapatkan kesempatan bermain nanti,” ujar Yardan. Pernyataan itu menunjukkan ambisi besar pemain jebolan akademi Persita tersebut untuk kembali bersaing di tim utama.

Proses pemulihan yang ia jalani tidak lepas dari dukungan orang-orang terdekat. Yardan menyebut keluarga, rekan setim, dan para pelatih Persita sebagai faktor penting yang membantunya melewati masa sulit pasca-cedera.

Catatan yang Pernah Dibukukan

Sebelum cedera menghentikan lajunya, Yardan sempat menunjukkan potensi besar di level tertinggi. Ia menembus tim utama pada musim 2024/2025 dan langsung mendapat perhatian lewat kontribusinya di lini tengah.

Dalam catatan yang dihimpun, Yardan tampil dalam 29 pertandingan Super League. Dari jumlah itu, ia mencetak 2 gol dan 1 assist, angka yang memperlihatkan perannya sebagai salah satu aset muda klub.

Persaingan di Lini Tengah Kian Terbuka

Kembalinya Yardan memberi Persita tambahan opsi di sektor tengah. Situasi ini juga membuat persaingan untuk mengisi starting eleven di Stadion Indomilk Arena diperkirakan semakin ketat ketika musim baru berjalan.

Yardan kini fokus memperkuat otot pasca-operasi agar siap menghadapi intensitas tinggi sepak bola Indonesia. Dengan kondisi yang terus membaik, peluangnya untuk kembali masuk ke skuad utama Persita terbuka lebih besar jika ia mampu menjaga kebugaran dan ritme permainan.

Source: mediaindonesia.com

Terkait